SuaraJatim.id - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, M Fikser membantah kabar kondisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini makin memburuk. Dia mengatakan, informasi Risma mengalami kritis adalah berita bohong alias hoaks.
"Tidak benar, itu hoaks. Keadaan Ibu baik. Kalau di dampingi setiap saat tidak, ya kan itu tim dokter jadi ya kontrol-kontrol iya," ujar Fikser saat ditemui wartawan di Gedung Bedah Pusat Terpadu RSUD dr Soetomo Surabaya, Kamis (27/6/2019) siang.
Ia menambahkan, jika orang nomor 1 di Surabaya ini, sudah bisa berkomunikasi, khususnya dengan pihak keluarga.
"Kalau komunikasi iya, jadi komunikasi dengan pihak keluarga iya, terus baik, nanti siang, hari ini kami kan ada jadwal tim setiap pagi jam 10 ketemu ngomong diskusi. Setelah itu, baru kita melakukan konpers, menyampaikan ke media tentang perkembangan terkini seperti itu," imbuhnya.
Saat ditanya berkomunikasi seperti apa, Fikser menjelaskan jika komunikasi seperti biasanya.
"Sudah sempat komunikasi sama putra dan putrinya beliau, bahkan suami beliau juga sempat bertemu hari ini," ungkap Fikser.
Keadaan Risma ini, menurut Fikser jika dirinya sudah mulai membaik, dan salah jika keadaan Risma kritis.
"Ibu sekarang baik ya, jadi Ibu tetap seperti yang kemarin, (bahkan) jauh lebih baik, karena merespons, jadi bukan tidak sadar diri, melihat merespons," katanya.
"Jadi karena memang ada diberikan semacam obat bius, jadi setelah itu bangun ya respons, tidur lagi. Emang diberikan waktu untuk istirahat, tapi kalau sampai tidak sadarkan diri yang berkembang di media sosial itu tidak benar," pungkasnya.
Baca Juga: Walikota Surabaya Sakit, Warganet: #GWSBuRisma
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Anak Wali Kota Surabaya Risma: Ibu Sudah Membaik
-
Kabar Terakhir Wali Kota Surabaya Risma, Tak Bisa Dijenguk Sembarang Orang
-
Jatuh Sakit, Wali Kota Risma Hanya Boleh Berinteraksi dengan Keluarga
-
Dirawat di ICU, Wali Kota Risma Diawasi 15 Dokter Spesialis
-
Detik-detik Wali Kota Risma Jatuh Sakit, Berawal dari Maag dan Sesak
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!
-
Tawuran Sahur Patrol di Gresik Berujung Pembacokan, Dua Pemuda Luka Parah