Wakos Reza Gautama
Senin, 01 Juni 2026 | 11:47 WIB
Kebakaran melanda Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Senin (1/6/2026) dini hari. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Bangunan Puskesmas Tiron di Kediri mengalami kebakaran hebat pada Senin dini hari, 1 Juni 2026.
  • Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh hubungan pendek arus listrik pada lemari es ruang apotek.
  • Insiden ini mengakibatkan kerugian material mencapai Rp1 miliar, namun tidak menimbulkan korban jiwa bagi warga.

SuaraJatim.id - Senin (1/6/2026) dini hari, saat sebagian besar warga tengah terlelap, Si Jago Merah mengamuk dan melahap bangunan Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Laporan darurat pertama kali masuk pada pukul 00.28 WIB dari seorang warga bernama Ulfa. Hanya dalam hitungan menit, armada pemadam kebakaran meluncur ke tempat kejadian perkara.

Penjaga puskesmas yang tengah bertugas dikejutkan dengan kobaran api yang sudah membesar di area lemari es ruang apotek. Diduga kuat, korsleting listrik pada instalasi pendingin obat-obatan tersebut menjadi pemicu utama.

"Api dengan cepat merambat di dalam ruangan. Dugaan sementara karena hubungan pendek arus listrik pada lemari es apotek," ujar Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Tim pemadam dari Pos Grogol tiba di lokasi hanya dalam waktu delapan menit setelah laporan diterima. Namun, karena api yang cukup bertenaga, bantuan tambahan pun dikerahkan.

Dua unit armada dari Pos Grogol dibantu oleh satu unit dari Pos Ngadiluwih serta satu unit tambahan dari Kota Kediri bahu-membahu menjinakkan api. Sebanyak 10.000 liter air terus disemprotkan ke titik panas.

Setelah bertarung selama lebih dari dua jam, petugas akhirnya berhasil menguasai keadaan. Sekitar pukul 03.00 WIB, api dinyatakan padam sepenuhnya sebelum sempat menghanguskan seluruh kompleks bangunan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material yang diderita pemerintah daerah cukup lumayan. Estimasi awal menunjukkan kerugian mencapai angka Rp1 miliar.

Namun, di balik duka tersebut, ada keberhasilan yang patut diapresiasi. Berkat kegigihan petugas Damkar, aset dan fasilitas puskesmas senilai kurang lebih Rp800 juta berhasil diselamatkan dari jilatan api.

Baca Juga: Jembatan Kaliombo I Tutup Total Mulai Besok, Ini Jalur Alternatifnya

"Api berhasil dipadamkan sesuai SOP, sehingga kerusakan tidak merembet ke titik yang lebih luas," tambah Kaleb.

Load More