- Jembatan Kaliombo I Kediri ditutup total bagi kendaraan mulai 29 Mei 2026 hingga 11 Desember 2026 mendatang.
- Dinas Perhubungan Kota Kediri menutup jembatan tersebut untuk melaksanakan proyek rehabilitasi besar guna memperkuat struktur bangunan jembatan.
- Dishub Kota Kediri memberlakukan rekayasa lalu lintas bagi bus serta kendaraan pribadi untuk mengantisipasi kepadatan di jalur alternatif.
SuaraJatim.id - Bagi Anda yang kerap melintasi jalur penghubung Kediri menuju Tulungagung melalui Jalan Urip Sumoharjo, ada baiknya segera menyiapkan rencana perjalanan baru. Mulai Jumat, 29 Mei 2026, Jembatan Kaliombo I akan resmi ditutup total bagi seluruh jenis kendaraan.
Langkah ini diambil seiring dimulainya proyek rehabilitasi besar-besaran untuk memperkuat struktur jembatan vital tersebut.
Penutupan dijadwalkan berlangsung cukup lama, yakni hingga 11 Desember 2026, memasuki masa pengerjaan sekitar tujuh bulan hingga menjelang akhir tahun.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Yuswanto, menjelaskan bahwa keputusan menutup total jembatan ini bukanlah tanpa alasan.
Sterilisasi area jalan mutlak diperlukan agar proses konstruksi bisa berjalan maksimal tanpa risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
"Karena proses rehab tersebut memerlukan sterilisasi jalan, maka jembatan harus ditutup penuh selama pengerjaan berlangsung," ujar Arief, Kamis (28/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Guna meminimalisasi penumpukan kendaraan di titik-titik rawan, Dishub Kota Kediri bersama Satlantas Polres Kediri Kota telah merancang strategi rekayasa lalu lintas yang membagi arus berdasarkan jenis kendaraan. Berikut adalah panduannya.
- Bagi Penumpang Bus (Arah Surabaya menuju Tulungagung):
Arus bus tidak akan masuk ke pusat kepadatan Jalan Urip Sumoharjo, melainkan diarahkan memutar melalui rute Jalan Mayor Bismo, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, hingga tembus ke Jalan Sersan Suharmadji. - Bagi Kendaraan Pribadi dan Sepeda Motor:
Anda disarankan mengambil jalur alternatif melalui Simpang Empat Alun-Alun, berlanjut ke Jalan Brigjen Katamso, melintasi Simpang Empat Baruna, hingga mencapai Jalan Kaliombo.
Mengingat durasi perbaikan yang memakan waktu berbulan-bulan, masyarakat diharapkan mampu beradaptasi dengan kondisi transisi ini. Kepadatan di jalur alternatif diprediksi akan meningkat, terutama pada jam-jam berangkat dan pulang kerja.
“Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini. Kami imbau untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan dan menyesuaikan waktu keberangkatan agar mobilitas tetap lancar dan aman,” pungkas Arief.
Baca Juga: Dibuang dalam Sarung Bantal: Bayi Ditemukan Terlantar dengan Luka Sunburn di Sawah Kediri
Berita Terkait
-
Dibuang dalam Sarung Bantal: Bayi Ditemukan Terlantar dengan Luka Sunburn di Sawah Kediri
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Mantan Guru SMA Terancam 9 Tahun Penjara Usai Cabuli Belasan Anak di Kediri
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
QLola by BRI Jadi Solusi Payroll Modern Bagi Perusahaan
-
Kronologi Kecelakaan Beruntun Magetan yang Menewaskan Satu Pemotor
-
Tragedi di Balik Penusukan Siswa MTs Pasuruan Akibat Dendam Perundungan
-
Skandal Kayu di KPH Ngawi: Jaksa Segel Alat Berat dan Sita Dokumen Rahasia
-
Petaka di Jalur Tulungagung-Trenggalek: Niat Menyalip, Sutikno Tewas Terhantam Bus Bagong