- Siswa MTsN 4 Bondowoso membuang sisa makanan program MBG ke gerobak akibat keterlambatan distribusi pada Senin, 20 Juli 2026.
- Kepala sekolah menjelaskan bahwa sisa makanan tersebut dikumpulkan guru untuk dijadikan pakan ternak agar tidak mubazir.
- Program makan bergizi gratis ini sangat membantu siswa kurang mampu agar tetap bertenaga saat mengikuti kegiatan belajar.
SuaraJatim.id - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh potongan video yang merekam momen beberapa siswa MTsN 4 Bondowoso menuangkan sisa makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam sebuah gerobak.
Komentar miring dalam bahasa Madura yang meragukan kualitas program nasional milik Presiden Prabowo Subianto itu pun menyertainya, memicu gelombang opini negatif dari netizen.
Senin (20/7/2026) kunjungan kerja Wakil Menteri ke wilayah tersebut mengubah segalanya. Arus lalu lintas ditutup, kendaraan tamu memenuhi halaman sekolah, dan distribusi makanan MBG dari SPPG Tumpeng terjebak dalam kemacetan total.
"Kami menerima pesan WhatsApp dari pihak katering, mengabarkan bahwa makanan terlambat karena jalanan ditutup," ungkap Dra. Qurniatul Fathiyah, Kepala MTsN 4 Bondowoso dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Di sekolah, perut para siswa tidak bisa menunggu. Karena distribusi terhambat, sebagian besar siswa akhirnya memutuskan untuk membeli makanan di koperasi sekolah demi mengisi perut.
Ketika paket MBG akhirnya tiba, kondisi sudah terlambat. Para siswa sudah kenyang. Inilah yang menyebabkan banyak makanan tidak habis terkonsumsi dan menyisakan porsi di ompreng siswa.
Terkait visual gerobak yang viral, Qurniatul memberikan penjelasan yang sangat rasional namun kerap dipelintir oleh narasi media sosial. Sisa makanan yang tidak habis itu dikumpulkan secara terpusat oleh pihak sekolah.
Bukannya dibuang ke pembuangan akhir, sisa nasi dan lauk tersebut justru dibawa pulang oleh beberapa guru untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam mereka.
"Kami tegaskan, kalau disebut murid kami sengaja membuang MBG, itu tidak benar. Makanan itu dimanfaatkan agar tidak mubazir," tegasnya.
Baca Juga: Bukan Menolak, PDIP Bongkar Alasan Larang Kadernya Ikut Proyek Makan Bergizi Gratis
Qurniatul menceritakan bahwa sebelum adanya program ini, hampir setiap upacara bendera hari Senin, selalu ada siswa yang jatuh pingsan karena tidak sempat sarapan di rumah akibat keterbatasan ekonomi.
"Program ini justru sangat kami butuhkan. Ini membantu anak-anak kami yang kurang mampu agar tetap bertenaga saat belajar," tambahnya.
Pihak sekolah menyayangkan aksi perekaman oleh oknum pengemudi mobil dinas yang kemudian menyebarkannya dengan framing negatif tanpa menanyakan kronologi utuh.
Berita Terkait
-
Bukan Menolak, PDIP Bongkar Alasan Larang Kadernya Ikut Proyek Makan Bergizi Gratis
-
Meredam Gejolak Zakat ASN: Pemkab Bondowoso Akhirnya Revisi Aturan Kontroversial
-
Aroma Busuk di Balik Dapur MBG Pamekasan: Tercium Dugaan Skandal Suap
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Viral Video Siswa MTsN 4 Bondowoso Buang MBG ke Gerobak, Kepsek Beri Penjelasan Utuh
-
Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya