Ronald Seger Prabowo
Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB
Achmad Hidayat saat berkunjung ke rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. [Beritajatim]
Baca 10 detik
  • DPP PDI Perjuangan secara resmi memecat Achmad Hidayat dari keanggotaan partai pada Senin, 14 September 2026.
  • Achmad Hidayat menyampaikan terima kasih atas kesempatan berkontribusi dalam pemenangan pemilu di Kota Surabaya.
  • Achmad menjelaskan kunjungannya ke rumah Jokowi hanya sebatas bersalaman tanpa pernah memperoleh jabatan tertentu.

SuaraJatim.id - Achmad Hidayat buka suara setelah DPP PDI Perjuangan atau PDIP memutuskan memecat dirinya dari keanggotaan partai.

Alih-alih memberikan perlawanan, Achmad menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang pernah diberikan untuk berkontribusi dalam perjalanan politik PDI Perjuangan.

Achmad mengakui kontribusinya terhadap partai tidak besar. Namun, dia merasa pernah terlibat dalam sejumlah agenda pemenangan PDI Perjuangan di Surabaya, termasuk pada Pemilu 2024.

Salah satu kontribusi yang disebutnya adalah membantu mempertahankan kepemimpinan PDI Perjuangan di DPRD Kota Surabaya setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

“Terima kasih DPP PDI Perjuangan sudah diberikan kesempatan berpartisipasi walaupun kecil terhadap perjalanan pemenangan partai pada Pileg 2024, mempertahankan kepemimpinan Ketua DPRD di Kota Surabaya,” kata Achmad melansir Beritajatim--jaringan Suara.com, Senin (14/9/2026).

Tak hanya pada Pileg 2024, Achmad juga mengklaim ikut terlibat dalam pemenangan pasangan Eri Cahyadi-Armuji pada Pilkada Surabaya. Dia juga menyebut turut berkontribusi dalam pemenangan pasangan Tri Rismaharini-Gus Hans pada Pilgub Jawa Timur di wilayah Kota Surabaya.

“Turut serta menggalang kemenangan Pilkada Eri-Armuji dua periode dan Pilgub Jatim Risma-Gus Hans di Kota Surabaya menang tebal berkat kerja kader, simpatisan, anak ranting, ranting dan PAC,” ujarnya.

Jelaskan Kunjungan ke Rumah Jokowi

Achmad juga menanggapi salah satu hal yang disebut dalam surat keputusan (SK) pemecatannya, yakni mengenai kunjungannya ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027

Dia menjelaskan, kunjungan tersebut berkaitan dengan hubungan yang telah terjalin sejak dirinya ikut membantu pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014 dan 2019 di Surabaya.

“Kalau ke rumah Pak Jokowi kan dulu saya pernah membantu pemenangan beliau di Surabaya pada 2014 sampai 2019,” kata dia.

Achmad kemudian menyinggung sorotan publik terhadap kunjungannya ke rumah Jokowi. Menurut dia, pertemuan tersebut hanya sebatas bersalaman dan berfoto.

Dia membandingkan hal tersebut dengan sejumlah kader atau tokoh yang disebutnya memperoleh posisi setelah berada di lingkaran kekuasaan.

“Saya tidak pernah dapat jabatan menteri, tidak pernah dapat jabatan duta besar, tidak pernah dapat jabatan komisaris, hanya salaman dan foto aja kok sudah ramai,” ucapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Achmad setelah dirinya menerima keputusan DPP PDI Perjuangan mengenai pemberhentian dari keanggotaan partai.

Load More