SuaraJatim.id - Komunitas musisi dan seniman di Kota Pahlawan mengajukan nama mantan vokalis band gaek Boomerang, Roy Jeconiah untuk menggantikan Tri Rismaharini menjadi Wali Kota Surabaya melalui kontestasi pilkada serentak tahun 2020 mendatang.
Keinginan tersebut disampaikan perwakilan Komunitas Musisi dan Seniman Surabaya Denny Irenk melalui siaran persnya yang diterima Antara di Surabaya, Rabu (3/7/2019).
"Komunitas Musisi dan Seniman Surabaya menginginkan Roy (panggilan akrab Roy Jeconiah) untuk membangun Kota Surabaya yang pernah tercatat sebagai barometer Musik Rock Indonesia," kata Denny Irenk yang juga musisi band gaek Grass Rock.
Selain faktor popularitas Roy sebagai musisi rock nasional, Denny mengemukakan sosok Roy yang mudah bergaul dengan siapa saja dan mau menerima banyak saran dan masukan, serta terus belajar dalam banyak hal, menjadi modal dasar untuk mengabdikan dirinya di kota yang juga tanah kelahirannya.
Menurut Denny Irenk, munculnya nama Roy Jeconiah didengungkan para pecinta musik, seniman, dan anak-anak milenial Surabaya di warung-warung kopi, restoran-restoran dan loby-loby hotel. Bahkan, kata dia, pendukung Roy siap mengenalkan dan mensosialisasikan kepada warga Kota Surabaya sosok Roy Jeconiah secara detail dari banyak sisi dan kelebihannya untuk Kota Suarabaya.
"Semoga dengan munculnya figur Roy Jeconiah pada kontestasi Pilkada Surabaya 2020 menjadikan wacana yang baik bagi warga dan masyarakat Kota Suarabaya dalam demokrasi, dan kontestasi yang lebih bermoral, bermartabat, tertib, aman, damai bagi kita semua," katanya.
Untuk diketahui perwakilan Komunitas Musisi dan Seniman Surabaya yang mendukung Roy Jeconiah meliputi Denny Irenk (keyboard grass rock), Lek Tono (bassist shadow), Irul Empal ex. The Voice, Darwin Porture, Dodon (Promotor dan Pegiat Musik Rock), Gatuk Wicaksono (gitaris SRB), Rudi Mbelur Ge Musik, Argon, Komunitas Home Sweet Home "Colors" dan Komunitas "Makan Time Pub and Resto.
Selain nama Roy Jeconiah, saat ini sudah bermunculan nama-nama dan figur dan tokoh yang diwacanakan bakal bertarung dalam kontestasi politik memperebutkan kursi Surabaya-1, yakni Whisnu Sakti Buana (PDI Perjuangan), Fandi Utomo (PKB), Zahrul Azhar Asad atau Gus Hans (Golkar), Irjen Pol (Pur) Machfud Arifin (Mantan Kapolda Jatim), Vinsensius Awey (Nasdem) dan Hendro Gunawan (Birokrat Pemkot Surabaya) dan Eri Cahyadi (Birokrat Pemkot Surabaya). (Antara)
Baca Juga: KPU Usul Pilkada Serentak 2020 Digelar Pada 23 September
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Profil Rahma Noviarini, Ketua PBSI Kota Madiun yang Rumahnya Digeledah KPK
-
CEK FAKTA: Wali Kota Madiun Serahkan Rp 800 Juta ke Jokowi, Benarkah?
-
Desa BRILiaN Jadi Strategi BRI Dalam Membangun Ekonomi Desa Inklusif dan Mandiri
-
5 Fakta KPK Geledah Balai Kota Madiun, Siagakan 8 Mobil Hitam!
-
5 Fakta Jam Kerja Panjang di Indonesia, Semua Gara-gara Upah Rendah?