SuaraJatim.id - Seorang perampok bernama Wahyu Widodo alias Coi (47) akhirnya tertangkap setelah keok bergulat dengan Asiyah, istri H. Komari (63), pemilik kolam pemancingan di Desa Pekarungan RT 15, RW 5 Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur.
Aksi perampokan itu dilakukan pelaku usai memancing di kolam korban, Jumat (12/7/2019) dini hari. Saat kolam pancing ditutup, pelaku menyelinap ke kamar mandi. Begitu kondisi sepi, pelaku kemudian masuk ke pintu dapur rumah korban.
Saat berada di dapur, pelaku kepergok oleh Komari. Korban langsung ditodong oleh pelaku dengan pisau dapur. Saat itu, korban sempat diikat, mata ditutupi kain dan mulut korban dilakban.
"Pelaku sudah berniat akan melakukan perampokan,” kata Kanit Reskrim Polsek Sukodono Ipda Sugiono seperti dilansir Beritajatim.com, Jumat (12/7/2019).
Pelaku dan korban sempat berduel di dalam rumah. Asiyah, istri korban juga ikut terlibat cek-cok fisik dan diikat oleh pelaku, namun Asiyah berhasil lepas.
Aksi perampokan itu gagal setelah Aisyah yang berhasil menyelamatkan diri menyemprotkan racun serangga ke wajah Widodo. Dari tindakan heroik yang dilakukan emak-emak itu, Widodo pun kelabakan dan menyerah.
"Sebotol obat nyamuk hit itu oleh istri korban disemprotkan ke arah wajah pelaku hingga pelaku gelagaban merasa perih, tak berkutik dan meminta tolong," kata dia.
Istri korban, tambah Sugiono, kemudian berlari keluar rumah meminta tolong kepada warga hingga berdatangan. Beruntung, petugas sigap ke lokasi dan pelaku langsung diamankan.
“Pelaku diamankan beserta barang bukti. Mulai pisau dapur, tali tampar, lakban dan kain yang dibuat menutupi mata korban,” tegasnya.
Baca Juga: Kiriman Uang Keluarga Jadi Modal Bandit Asal Malaysia Rampok Emas di Banten
Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat merampok karena kebutuhan ekonomi. Terutama untuk membayar kuliah anaknya.
“Saya butuh duit untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” aku Coi dengan lirih.
Dalam kasus ini, pelaku terancam Pasal 365 ayat (1) dan (2) Jo Pasal 353 ayat (1) KUHP tentang pencurian dan kekerasan.
Berita Terkait
-
Disergap di Tempat Persembunyian, Pembunuh Pensiunan TNI AL Didor Polisi
-
Tewas Dihantam Linggis, Pensiunan TNI AL Ternyata Dibunuh Eks PRT
-
Pergoki Perampok saat Beraksi, Istri Pimpinan Muhammadiyah Tewas Kena Bacok
-
Kawanan Perampok Bengis Berkostum Kasir Minimarket Terhenti di Aksi ke-17
-
Tenteng Senpi dan Samurai, 2 Perampok Gasak 6 Kg Emas di Toko Permata
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan