SuaraJatim.id - Sephia Virgin Pradila (20), Mahasiswi STIKI Kota Malang, Jawa Timur yang hilang terseret ombak di Pantai Watu Lepek Wonogoro, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, berhasil ditemukan pada Selasa (23/7/2019) malam. Namun Sephia Virgin ditemukan Tim Sar sudah meninggal dunia.
Kasatpolair Polres Malang, AKP Dwiko Gunawang, mengatakan jasad korban ditemukan pada Selasa malam.
“Sudah ketemu sekitar pukul 17.45, di Pantai Wonogoro. Sebelum menemukan tubuh korban, terlebih dahulu (petugas) menemukan kerudung milik korban,” ujar Dwiko seperti diberitakan Beritajatim.com - jaringan Suara.com, Rabu (24/7/2019).
Untuk diketahui, Pantai Watu Lepek sendiri berada satu lokasi dengan Pantai Batu Bengkung di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Sepanjang lokasi tersebut, terdapat sejumlah Pantai seperti Bajul Mati, Pantai Wonogoro dan Pantai Ungapan yang biasa dijadikan Pasukan Marinir TNI AL untuk pembaretan.
Dwiko menuturkan, saat itu ombak sepanjang garis pantai ditempat itu cukup besar. Terdapat palung laut yang tersebar disepanjang garis pantai kawasan selatan Kabupaten Malang.
Saat itu, Sephia Virgin diduga hendak mencari lokasi untuk swa foto atau foto selfie bersama teman-temanya, ombak besar yang datang justru menyeret tubuh korban ke laut.
Kini proses pencarian terhadap korban sudah berakhir setelah jasad Sephia Virgin ditemukan.
Sebelumnya, pencarian melibatkan puluhan personil. Diantaranya dari Sibat PMI Gedangan, SAR Pantai Selatan Rescue, Basarnas, petugas wisata Pantai Batu Bengkung, personil dari Polair Polres Malang, TNI AL serta masyarakat sekitar.
Baca Juga: Rumah Kontrakan Terbakar di Kota Batu, Empat Anak Tewas
Pencarian dengan cara menyisir sekitar lokasi. Ada empat tim yang dibagi menyisir bibir pantai, mulai dari TKP korban tenggelam hingga ke arah timur dan barat.
Untuk diketahui, musibah menimpa mahasiswi semester III Stiki Malang, Senin (22/7/2019) petang lalu.
Sephia Virgin Pradila, warga Ciliwung, Kelurahan Purwantoro, Blimbing ini, hilang tenggelam di Pantai Watu Lepek, Desa Gajahrejo, Gedangan. Korban tenggelam setelah terseret ombak.
Korban diduga terseret ombak saat berjalan di bibir pantai. Dia saat itu, mau bergabung dengan delapan temannya untuk foto-foto selfie. Namun tiba-tiba datang ombak besar menerjang tubuhnya, hingga akhirnya terseret ke tengah laut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya