SuaraJatim.id - Pelayaran ke sejumlah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terpaksa harus ditunda sebab cuaca sedang tak bersahabat. Khususnya di Kepulauan Masalembu, Kangean dan Sapeken.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Kalianget, ketinggian gelombang laut sejak tanggal 1 hingga 5 Agustus 2019, untuk wilayah perairan Masalembu dan Kangean berada di kisaran 1,5 hingga 3,5 meter.
Untuk itu, Syahbandar Pelabuhan Kalianget memperingatkan seluruh pelayaran ke sejumlah kepulauan agar ditunda. Sebab, kondisi cuaca laut sedang ekstrem sehingga jika dipaksakan akan berbahaya bagi keselamatan penumpang.
"Kami tunda dulu pelayaran tujuan Masalembu. Insya Allah tanggal 6 baru berangkat,” kata Hariyanto, Nahkoda KM. Sabuk Nusantara 92, Sabtu (3/8/2019).
Sementara Kepala BMKG Kalianget, Usman Kholid mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan, dikarenakan sekarang dalam masa puncak angin timuran.
"Puncak angin timuran ini biasaya terjadi setiap Juli dan Agustus dan itu yang bikin ketinggian gelombang hingga mencapai 3 meter," kata dia.
Akibat adanya penundaan pelayaran tersebut, puluhan warga tujuan Kepulauan khususnya warga Masalembu, Kangean, dan Sapeken tertahan di Pelabuhan Kalianget.
Kontributor : Muhammad Madani
Baca Juga: Gelombang Berstatus Bahaya, Warga Banten hingga Lampung Diminta Tak Melaut
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan