SuaraJatim.id - Truk boks yang membawa muatan 50 ton cat remuk usai menabrak pondasi rumah warga di jalur alternatif Klemuk Songgoriti Kota Batu Jawa Timur, Rabu (4/9/2019). Kecelakaan tunggal itu diduga akibat rem tidak berfungsi alias rem blong.
Pantauan di lokasi kejadian, truk boks bernomor polisi L 9022 VC itu hancur tak berbentuk. Ratusan kaleng cat turut hancur berserakan. Sisa cairan cat berbagai warna tumpah di sekitar lokasi kecelakaan.
Jalur alternatif Klemuk sendiri memang dikenal langganan kecelakaan. Lantaran kontur jalan yang memiliki kemiringan curam. Jalan ini menghubungkan Kota Batu atau Kota Malang dengan Pujon, Kabupaten Malang. Polisi dan Dinas Perhubungan bahkan telah memasang rambu larangan kendaraan roda empat serta kendaraan angkut atau bermuatan untuk melintas.
Kanit Laka Lantas Polres Batu Ipda Wulan Sucianur mengatakan, penyebab kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu diduga akibat rem blong serta ban bagian belakang kendaraan sudah halus. Truk kemudian meluncur bebas tak terkendali lalu berhenti setelah menabrak pondasi atau plengsengan permukiman warga.
"Untuk lebih jelasnya kami masih akan mencari informasi saksi. Yakni supir dan kernek truk boks. Kemudian kami bisa simpulkan penyebabnya," kata Wulan.
Ia melanjutkan, dua korban, yakni sopir atas nama Wahyudi (48) asal Desa Jati, Kecamatan Mayangan, Probolinggo telah dievakuasi dan dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Pengemudi truk itu menderita patah tulang kaki sebelah kiri akibat tergencet dashboard. Sedangkan kernet, Aris Wahyu Wardana (45) masih mendapatkan perawatan intensif.
Akibat dari kecelakaan tersebut, jalur alternatif itu sempat ditutup sekitar tiga jam untuk pembersihan cat yang tumpah serta mengevakuasi truk boks.
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Kecelakaan Truk Batu Bara di Sukabumi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar