SuaraJatim.id - Seorang pengusaha asal Kota Malang, Bangkit (30) yang dikabarkan diculik saat berada di suatu tempat kawasan Surabaya Jawa Timur ditemukan sudah tidak bernyawa.
Mayat Bangkit ditemukan di dalam Sungai Watu Ondo, tepatnya berada di bawah Jembatan Cangar I, Dusun Jurang Kuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Hal tersebut dibenarkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dikonfirmasi pada Kamis (17/10/2019).
"Benar, mayat pria yang ditemukan di Kota Batu itu adalah korban penculikan di Surabaya yang dilaporkan ke kami oleh istrinya," ujarnya pada awak media.
Dari data yang dihimpun, mayat Bangkit ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB pada Rabu (16/10/2019). Saat ditemukan, Bangkit menggunakan baju lengan pendek kotak-kotak berwarna coklat strip biru dan kaos t-shirt warna hitam dengan tulisan 'AHHA' putih bagian depan. Dia mengenakan celana kain warna hitam.
Selain itu, terdapat luka pada bagian dahi kiri diduga luka tusuk senjata tajam. Selain itu, kedua matanya hancur dan wajah penuh memar. Dua tangannya terikat tali warna biru ke depan. Korban diduga dibuang dari atas jembatan dengan ketinggian sekitar 50 meter. Di lokasi, polisi juga menemukan sebuah sepatu kulit warna hitam merek kickers, diduga milik korban.
Sebelumnya, ada seorang perempuan bernama May Nuriawati (28) Ber-KTP Malang, melaporkan dirinya kehilangan suaminya di Surabaya karena diculik pada Selasa (15/10/2019) ke Polrestabes Surabaya.
Pun kasus penculikan tersebut juga diduga terrekam dalam video berdurasi 43 detik. Dalam video tersebut, tampak seorang dimasukkan paksa kedalaman mobil Suzuki Ertiga warna silver, yang diduga merupakan kejadian penculikan pria bernama Bangkit.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Senin (14/10/2019) siang. Lokasi disinyalir berada di salah satu pelataran dealer mobil di Jalan Ahmad Yani Surabaya.
Tampak sekitar 10 orang, memasukan paksa seseorang kedalam sebuah mobil, beberapa pria berbaju batik tampak kesal seusai mendekati mobil. Tidak hanya itu, tampak pula seorang pria dan perempuan memakai seragam berwarna biru. Bahkan saat kejadian tersebut, tampak pula seorang berpakaian layaknya Satuan Petugas Keamanan (Satpam).
Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Selat Sunda
Tak lama berselang, beberapa orang menjauh dan mobil Suzuki Ertiga warna silver, mobil langsung tancap gas tampak terburu-buru keluar meninggalkan lokasi.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan
-
Ledakan Hebat SPPG Puri Medali Mojokerto, 5 Orang Alami Luka Bakar Serius
-
Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab
-
Ceria Mandi di Sungai Berujung Duka bagi Bocah Kelas 3 SD di Mojokerto
-
Berawal dari Mainan Korek Api, Satu Lemparan Si Kecil Hanguskan Rumah di Gresik