SuaraJatim.id - Setelah heboh balita perempuan peluk mayat ibunya di Makassar, Sulawesi Selatan, kasus nyaris serupa juga terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Kedua peristiwa itu hanya terpaut satu hari.
Peristiwa yang terjadi di Surabaya ini terungkap dari tangisan bayi laki-laki yang masih berusia 7 bulan pada Selasa (29/10/2019) pagi.
Merasa ada yang janggal, tetangga akhirnya mendatangi indekos yang ditempati Ayudiah Satria Utami (38), ibu sang bayi. Warga yang pertama kali menemukan bayi merengek di dekat jasad ibunya itu Nunuk Sumartini (36). Mayat ibu bayi itu ditemukan dalam posisi terlentang.
Sebelum masuk, Nunuk mengaku sempat mengintip dari jendela untuk melihat kondisi dalam rumah korban. Dia pun mulai curiga karena mulut Ayudiah terlihat menganga.
"Dibangunkan jam 6 pagi, tidak ada jawaban, saya lihat di jendela kok mulutnya membuka. Langsung laporan ke RT," ujar Nunuk saat ditemui wartawan di dekat lokasi penemuan mayat.
Meski sudah tak bernyawa, Ayudiah tampak tetap menggenggam tangan buah hatinya yang masih kecil itu.
"Posisi telentang dengan tangan menggenggam, kebetulan Ayu memakai daster setengah terbuka bagian bawahnya hingga perut," imbuhnya.
Setelah Nunuk mengetahui hal tersebut, Nunuk lalu melaporkan penemuan mayat ibu bayi tersebut ke ketua RT setempat. Tak beberapa lama, warga lainnya pun ikut mendatangi rumah korban.
"Tadi pintu dibuka pelan-pelan sama warga. Anaknya nangis sempat dicari sama para tetangga, ternyata di sebelah rak," katanya.
Baca Juga: Mayat Tertindih Boneka Teddy Bear, Suami Pembunuh Istri Pura-pura ke Apotek
Setelah ditemukan jenazah Ayudiah telah disemayamkan di kawasan Kampung Keputran Panjunan Surabaya. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian perihal ditemukannya mayat Ayudiah yang memegang tangan bayi di indekos.
Kontributor: Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Warga Digegerkan Tangis Bayi di Samping Mayat Ibunya dalam Kamar Indekos
-
Hadapi Persebaya, PSS Sleman Tak Diperkuat Dua Legiun Asingnya
-
Jasad Wanita Bawa Sekarung Uang Diduga Tewas karena Kelaparan
-
Sopir Truk Pembawa 39 Mayat Manusia Muncul di Pengadilan Inggris
-
Balita di Makassar Ditemukan Peluk Ibunya yang Sudah 2 Hari Meninggal
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB