SuaraJatim.id - Sebanyak delapan orang pria terpaksa ditembak di bagian kakinya, setelah mencoba melawan saat diringkus jajaran kepolisian Surabaya. Delapan orang itu merupakan buronan kasus narkoba.
Dari delapan orang yang ditangkap, enam di antaranya merupakan warga Aceh. Sementara dua orang lainnya warga Tulungagung, diringkus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, karena masuk di dalam jaringan narkoba jenis sabu asal Aceh yang sudah ditangkap sebelumnya.
Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian mengatakan, bahwa timnya kembali meringkus jaringan tersebut pada Kamis (12/12/2019).
"Ya benar kami baru saja mengamankan delapan tersangka. Enam kami ringkus di salah satu wisma di Malang, sementara dua lain kami ringkus di Tulungagung," ujar Memo kepada awak media.
Menurut Memo dari delapan orang itu merupakan dalam jaringan Aceh, di mana polisi sudah meringkus beberapa orang dari jaringan yang sama.
"Masih jaringan sebelumnya, yakni dari Aceh," kata dia.
Sayangnya, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, belum mau membeberkan delapan orang tersangka yang baru saja tertangkap ini dengan alasan guna penyidikan.
"Mohon waktu mas. Masih kami lakukan pengembangan untuk jaringan atas dan samping. Nanti kalau sudah terungkap semua, akan kami ekspose," kata Memo.
Untuk diketahui, dari kedelapan orang yang ditembak kakinya, satu orang merupakan bandar dan tujuh lainnya berperan sebagai kurir narkoba jenis sabu.
Baca Juga: Bawa 10 Kilogram Sabu, 2 Kurir Narkoba di Sumsel Divonis Mati
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Bawa 10 Kilogram Sabu, 2 Kurir Narkoba di Sumsel Divonis Mati
-
Jadwal Liga 1 2019 Hari Ini, Ada Derbi Jawa Timur
-
Pelaku Cabul Gadis Remaja, Tak Sengaja Kirim Rekaman Ke Orang Tua Korban
-
Dibujuk Uang Rp 20 Ribu, Rizqi Cabuli ABG di Lahan Kosong Sambil Direkam
-
Lupa Mengaktifkan Rem Tangan, Sopir Truk di Surabaya Tewas Terjepit
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi