SuaraJatim.id - Kecelakaan kereta api pengangkut semen yang terguling di Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019), dipastikan tidak mengganggu perjalanan kereta api lain. Termasuk kereta api dari Surabaya menuju Jawa Tengah.
Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto saat dikonfirmasi Suara.com menjelaskan, hingga saat ini kecelakaan tersebut tidak mempengaruhi jadwal perjalanan kereta api di Surabaya.
"Tidak terganggu. Jadwal keberangkatan dari Surabaya masih normal," ujar Suprapto, Kamis (12/12/2019).
Lebih lanjut lelaki yang biasa disapa Prapto tersebut menegaskan, tidak berimbasnya laka di Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dikarenakan ada jalur kereta lain (double track).
"Disana jalurnya double track. Jadi tetap bisa dilalui," bebernya.
Saat ditanya lebih jauh terkait kondisi di tempat kejadian perkara (TKP), Prapto tak bisa berkomentar banyak. Pasalnya, Stasiun Domplang bukan masuk wilayahnya.
"Itu bukan wilayah kami. Itu Daop 4 sedangkan kami Daop 8. Intinya tidak ada gangguan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kereta api pengangkut semen anjlok dan terguling di Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019).
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro membenarkan peristiwa yang menimpa kereta pengangkut 1.136 ton semen itu.
Baca Juga: Lupa Mengaktifkan Rem Tangan, Sopir Truk di Surabaya Tewas Terjepit
Ia menjelaskan kereta barang dengan dari Stasiun Kampung Bandan tujuan Stasiun Kalimas tersebut terdiri atas 20 rangkaian gerbong.
Ia menyebut terdapat 10 gerbong yang terguling setelah roda KA tergelincir dari rel.
"Rangkaian yang mengalami musibah mulai gerbong ke-sepuluh sampai terakhir," katanya.
Menurut dia, upaya evaluasi untuk memperlancar arus perjalanan kereta langsung dilakukan.
Ia menuturkan kereta penolong dari Semarang, termasuk bantuan dari Solo dan Cirebon sudah dikirim ke lokasi.
Meski terdapat musibah kereta anjlok, kata dia, jalur di Stasiun Doplang masih bisa digunakan untuk perjalanan KA.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Kereta Api di Bangladesh, Ini Kompensasi bagi Keluarga Korban
-
Tabrakan Kereta Api di Bangladesh, 14 Orang Tewas
-
Mobil Bawa Balita Ringsek Ditabrak Kereta Api, Satu Orang Tewas
-
Mobilio Ringsek Ditabrak KRL di Depok: Suami Istri Tewas, Dua Luka Parah
-
Kereta Anjlok di Kongo Tewaskan 50 Orang
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek