SuaraJatim.id - Halla Unariyanti (48) dan Fendriana Anitasari (33), dua istri Wakil Bupati Blitar, Jawa Timur, Marhaenis Urip Widodo resmi dilantik menjadi kepala desa oleh Bupati Blitar Rijanto setelah keduanya berhasil mengalahkan lawan dalam pemilihan kepala desa.
Fendriana mengaku bersyukur proses pelantikan telah berjalan dengan lancar dan setelah pelatihan tersebut, dirinya segera menjalankan program yang telah dibuat.
"Selanjutnya yang jelas akan melanjutkan visi misi dari periode lalu karena dari RPJ desa ada empat yang belum terlaksana yang kaitannya dengan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat," kata Fendriana saat dihubungi, Senin (16/12/2019).
Fendriana yang menjadi Kepala Desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar ini mengatakan, program itu misalnya untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan dengan pengembangan BUMdesa.
Program yang ada di BUMdesa itu awalnya hanya simpan pinjam dan nantinya dikembangkan unit usaha lain. Salah satunya simpan pinjam syariah.
Selain itu, pihaknya juga berkeinginan untuk memperbaiki lokasi wisata di desa. Tempat itu sebelumnya sudah dikelola dan menarik menjadi lokasi swafoto, sehingga akan lebih dikembangkan agar semakin banyak pengunjung.
Pihaknya juga berkeinginan untuk mendorong agar masyarakat di desanya ikut program BPJS Ketenagakerjaan. Di desanya terdapat banyak usaha genteng yang belum semua pengusaha ikut serta dalam program tersebut. Jika pengusaha ikut program BPJS Ketenagakerjaan, mereka turut serta memberikan jaminan pada para pekerjanya.
Ia juga berharap nantinya program-program lainnya tetap terlaksana dengan baik. Beberapa program yang memerlukan perbaikan akan dibenahi, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.
Dia juga mengaku bersyukur bisa kompak dengan istri pertama suaminya, Halla Unariyanta. Ia sering saling tukar pikiran guna mencari solusi dari berbagai permasalahan yang menyangkut pekerjaan.
Baca Juga: Dinilai Tak Transparan, Mekanisme Pemilihan Wakil Bupati Bekasi Diprotes
"Luar biasa. Bapak juga mendukung kami. Beliau mendukung selama itu terbaik untuk masyarakat dan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kami kembali maju kan atas dorongan masyarakat," kata Fendriana.
Sementara itu, Halla Unariyanti yang menjadi Kepala Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, belum bisa dikonfirmasi. Begitu juga dengan Wabup Marhaenis Urip Widodo. (Antara).
Tag
Berita Terkait
-
ICW: Sebanyak 212 Kepala Desa jadi Tersangka Kasus Desa Fiktif
-
Dituduh Mencuri, Gadis di NTT Dianiaya hingga Digantung Kepala Desa
-
3 Pelaku Judi Pemilihan Kepala Desa Ditangkap Polisi
-
Sindir Jokowi, Kubu Prabowo: Mengumpulkan Kepala Desa Kampanye Terselubung
-
Di Banten, Kepala Desa Jual Sabu dalam Kemasan Cokelat Chocolatos
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
HUT ke-733 Surabaya: Armuji Beber Keberhasilan Kota Pahlawan di Berbagai Bidang
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat