SuaraJatim.id - Lantaran merasa cemburu bekas istrinya menikah lagi, KH Mahdi (40) nekat memerintahkan orang suruhannya untuk meneror warga bernama Ahmad yang merupakan tetanganya dengan bom rakitan untuk ikan atau bondet.
Aksi teror itu dilakukan Feri Mailastri (32) setelah menerima perintah dari KH Mahdi. Peristiwa itu terjadi pada 14 Januari 2019 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Setelah kejadian itu, pelaku kabur ke luar Sumenep, Jawa Timur
"Berawal dari sakit hati itulah, dia (KH Mahdi) menyuruh orang untuk membuat bondet atau bom ikan rakitan, kemudian dilemparkan ke sasaran hingga meledak," kata Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi dikutip dari Beritajatim.com, Selasa (14/1/2020).
Deddy menyampaikan, aksi pelemparan bom ke mobil milik Ahmad yang menjadi target meleset dan mengenai halaman depan rumah warga bernama H Samsul.
"Mereka kemudian melemparkan bondet itu hingga meledak, namun tidak mengenai sasaran," katanya.
Kasus ini terungkap setelah polisi menyelidiki laporan Ahmad. Buntut dari rasa cemburu berat itu pun mengantar KH Mahdi ke penjara.
Mahdi dan Feri dijerat Pasal 187 ayat (2) KUHP Juncto pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kesaksian Tetangga: Mertua Dibantai Menantu Saat Masuk Rumah Lewat Pintu Belakang di Mojokerto
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Menantu Gelap Mata, Mertua Tewas dan Istri Kritis Akibat Serangan Brutal di Mojokerto
-
Gubernur Khofifah Tinjau Bedah Rumah Tenaga Keamanan SMAN 2 Surabaya, Peduli Insan Pendidikan