SuaraJatim.id - Jelang Tahun baru Imlek, pengrajin aksesoris hewan peliharaan asal Surabaya menyediakan baju untuk hewan peliharaan bercorak Tionghoa. Melalui tangan kreatifnya, Dini Arianti membuat baju serta pernak pernik Imlek yang dikhususkan untuk hewan peliharaan terutama anjing dan kucing.
Ditemui di workshopnya yang berada di Jalan Pakis 2 no 10 Surabaya, Kamis (23/1/2020), Dini beserta karyawanya terlihat sibuk menjahit serta menempel pernak-pernik Imlek pada baju hewan. Kucing-kucing milik dini terlihat lucu saat dipasangkan baju bernuansa Imlek.
"Kalau momen seperti ini banyak pesanan yang berbau Imlek. Para pemilik hewan ingin mendandani peliharaanya dengan nuansa Imlek," ujar pemilik merk Kebun Binatang pet aksesoris ini.
Tak hanya hewan peliharaan, Dini juga kerap mendapat pesanan baju yang seragam antara pemilik dan hewan peliharaannya. Sayangnya untuk memesan baju yang sama dengan pemilik, harus memesannya jauh-jauh hari.
"Kalau seragam seperti itu biasanya pesennya jauh-jauh hari. Kebetulan ini sudah dikirim semuanya," kata dia.
Untuk menjalankan bisnis baju hewannya, Dini saat ini mempekerjakan sekitar 10 karyawan yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, serta beberapa diantaranya pelajar yang ingin menambah uang saku.
"Kalau yang bantu ya tetangga-tetangga sekitar. Lumayan sembari kumpul dapat penghasilan tambahan," ungkap Dini.
Selain baju untuk hewan peliharaan, home industri ini juga memproduksi kasur hewan, tas untuk membawa hewan, serta beberapa aksesoris lainnya. Dalam sehari, Dini mengaku bisa memproduksi sekitar 100 baju hewan serta aksesoris.
"Kalau produksi masih terbatas, karena masih dikerjakan secara manual dan bergotong royong," keluhnya sembari tersipu.
Baca Juga: Atta Halilintar Merinding Pegang Hewan Peliharaan Panji Petualang
Untuk pemasaran sendiri, Dini mengaku sudah memasarkan bajunya hampir di seluruh Indonesia dengan sistem grosir.
"Alhamdulillah hampir seluruh Indonesia. Doakan biar tambah banyak," pungkasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan