SuaraJatim.id - Salah satu pegawai negeri sipil (PNS)di lingkungan Pemprov Bali dinyatakan positif virus Corona COVID-19.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali sekaligus Satgas Penanggulangan Covid-19 Dewa Made Indra menyampaikan jika pasien positif Corona yang kini dirawat itu sempat bertugas dinas di Jakarta.
Terkait hal ini, Dewa Indra seperti dilansir dari Beritabali.com--jaringan Suara.com, mengingatkan agar upaya-upaya pencegahan terus ditingkatkan dan melindungi diri agar tidak terinfeksi. Para pejabat dan staf juga tidak diizinkan untuk melakukan perjalanan dinas keluar daerah.
Terkait kasus corona di Bali, menurutnya, hingga saat ini tidak ada penambahan kasus pasien positif Covid 19 di Provinsi Bali.
Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 111 orang. Dari 111 sample yang dikirim untuk uji laboratorium hingga saat konferensi pers berlangsung hasil laboratorium belum keluar. Untuk kontak tracing tidak ada penambahan.
"Kemarin sore Pemprov Bali juga sudah menerima bantuan 4000 Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemerintah Pusat yang langsung didistribusikan ke 11 (sebelas) rumah sakit rujukan yang telah ditentukan. Disamping itu telah dilakukan distribusi disinfektan sebesar 350 liter (70 galon) dan masker 200 box ( 10.000 pcs ) kepada kabupaten/kota se Bali dibawah koordinator BPBD Kabupaten/ kota," kata dia.
Terkait pelaksanaan rapid test, Indra mengharapkan alat pemeriksaan itu bisa di Bali pada tanggal 28 Maret 2020. Rapid test akan diutamakan bagi pekerja migran yang dikarantina, orang dalam pengawasan serta tenaga medis dan paramedis.
Dia juga mengimbau agar seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meyakini bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), segenap unsur TNI, Polri dan instansi-instansi lainnya sedang bekerjasama, sedang bergotong royong melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.
Baca Juga: Rentan Penyebaran Corona, Pilkades di Bantul Ditunda
Berita Terkait
-
Tenggorokan Sakit dan Demam Setelah Baca Soal Corona, Ini Penjelasannya
-
Apa Itu Karantina Wilayah, RS dan Lab Rujukan hingga Cara Buat Disinfektan
-
Spanyol Dihantui Pandemi Corona, Pep Guardiola Sumbang Rp 17 Miliar
-
Lagi Isolasi Mandiri, Krisdayanti Rayakan Ultah Cuma Ala Kadarnya
-
Update Corona Covid-19 Global: Total Infeksi 422.566, Sembuh Capai 108.388
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Kering karena Kemarau Panjang: Dasar Waduk di Ngawi Disulap Jadi Ladang
-
Menembus Lumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM Rantau Prapat Naik Kelas
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan, DPLK Raih Kehati ESG Award 2026
-
Geger Pria Tewas Misterius di Kamar Kos Bebas Blitar: Sosok Wanita di TKP Disorot
-
Sempat Minta Judul Diganti, Kiai Asep Ungkap Alasan Mau Isi Buku Islam Ala Prabowo