SuaraJatim.id - Sebanyak 3 truk kontainer muatan komputer untuk siswa di Kabupaten Gresik disemprot menggunakan disinfektan. Upaya ini dimkasudkan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 mengingat Jakarta merupakan zona merah.
Pantauan SuaraJatim.id, 3 truk kontainer itu terparkir rapi di halaman kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jalan Arif Rahman Hakim. Petugas satu persatu menyemprotkan disinfektan ke seluruh badan truk. Tidak hanya itu, komputer berjumlah 700 unit itu tidak lepas dari semprotan cairan pembunuh kuman.
Kepala Dispendik Gresik Mahin mengatakan penyemprotan ini untuk mencegah penyebaran virus. Apalagi komputer ini didatangkan dari Jakarta dan melintasi beberapa kota.
"Komputer ini sebenarnya digunakan untuk siswa-siswa yang hendak melakukan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Baik siswa SMP dan SD," ungkap Mahin saat ditemui di depan kantor Dispendik Gresik, Kamis (26/3/2020).
Dijelaskan, komputer ini dipesan sudah jauh-jauh hari untuk digunakan UNBK. Sesuai jadwal ujian ini akan digelar pada bulan depan. Namun karena kondisi semakin memburuk, ujian nasional akhirnya dibatalkan oleh Kemendikbud.
"Kalau pandemi ini tidak mereda, secara otomatis pemasangan komputer di sekolah-sekolah juga akan ditunda. Komputer tetap akan digunakan pada tahun ajaran depan," jelasnya.
Sesuai informasi, jika ujian nasional ditiadakan, maka pihak sekolah dianjurkan untuk menentukan kelulusan dengan nilai lima semester terakhir. Ketentuan itu berkaku di sekolah SD, SMP hingga SMA.
Kontributor : Amin Alamsyah
Baca Juga: Hasil Tes Corona Belum Keluar, Dendy Sulistyawan Nekat Pulang Kampung
Berita Terkait
-
Tangerang Tambah Masa Libur Sekolah hingga 20 Mei, Siswa Masuk Usai Lebaran
-
Taksi Online di Bandung Disemprot Disinfektan Gratis, Jakarta?
-
Hasil Tes Corona Belum Keluar, Dendy Sulistyawan Nekat Pulang Kampung
-
Hobi Belanja Online Saat WFH? Simak Tips Agar Kamu Tetap Bijak Finansial!
-
Cegah Kasus Corona Impor, Sultan: Pendatang Isolasi Diri Begitu Masuk Jogja
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun