SuaraJatim.id - Seorang nenek berusia 76 tahun sembuh dari virus corona. Ditambah nenek itu, jumlah pasien positif virus corona yang sembuh menjadi 17 orang di Jawa Timur.
Pasien tersebut memberikan testimoni dalam sebuah video bahwa ia terinfeksi virus corona pada 14 Maret 2020 lalu. Kemudian ia menjalani perawatan dan isolasi di RSU dr Soetomo Surabaya sampai akhirnya dinyatakan negatif atau sembuh.
"Saya Yeti Sri Wulan, saya kena virus covid-19 dari tgl 14 Maret 2020, dan saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jatim yang begitu perhatian terhadap penderita virus covid-19. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada rumah sakit dr Soetomo yang merawat sampai saya negatif," kata dia dalam video testimoninya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan pasien yang sembuh tersebut merupakan keseriusan dari pelayanan yang diberikan tenaga medis dan paramedis kepada pasien secara baik.
"Artinya, saya ingin menyampaikan kepada teman-teman semua bahwa proses yang diberikan berupa layanan medik dengan pasien positif Covid-19 insyaallah kemampuan tenaga medic, paramedic bisa memberikan layanan terbaiknya," ucap Khofifah.
Sementara itu mengenai perkembangan terkini pasien positif Covid-19 di Jatim, Khofifah menyebut adanya tambahan sebanyak 2 pasien. Data yang sebelumnya 91 kini menjadi 93 pasien.
"Saya update dinamika Covid-19 di Jawa Timur hari ini yang terkonfirmasi positif ada 93 pasien. Ada tanbahan dua positif baru. Gresik tambah satu orang, Madiun juga tambah satu orang," katanya.
Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim juga masih terus meningkat. Per hari ini, ada tambahan 54 PDP. Jumlah semula 366 PDP menjadi 420 PDP. Sedangkan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat dari 5.812 ODP menjadi 6.565 ODP. Untuk pasien meninggal jumlahnya masih tetap sama yakni 8 orang.
Rapid test di Jawa Timur
Baca Juga: Gara-gara Corona, Jokowi Sebut Defisit APBN Bisa Tembus 5,07 Persen
Rapid test sebanyak 18 ribu buah telah dibagikan ke 38 kabupaten/ kota se Jawa Timur. Kekinian sebanyak 2020 orang telah di tes oleh alat tes cepat deteksi Covid-19 tersebut dan hasilnya 49 orang dinyatakan positif.
"Sekarang total sudah 2.020 orang, yang positif 49 orang," ujar Khofifah.
Kendati demikian, hasil rapid test yang positif tidak bisa dinyatakan sebagai diagnosa akhir. Pasalnya, hasil tes tersebut harus dites ulang dengan cara pasien menjalani tes swab PCR.
"Bahwa yang positif rapid test ini tidak bisa jadi patokan mereka pasti positif Covid-19. Tapi untuk dapat presisi yang baik harus diswab di PCR," kata Khofifah.
Sehingga, 49 orang yang positif corona setelah menjalani rapid test tersebut tak bisa dikumulasikan dengan data terkini di Jawa Timur sebanyak 93 orang pasien yang positif. Karena 93 pasien itu sudah dites melalui laboratorium dan diumumkan oleh pusat.
"Jadi tidak bisa 93 ditambah 49," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya
-
Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi
-
Aksi Damai PSHT Digelar di Surabaya, Warga Diimbau Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
-
Persik Kediri Datangkan Lima Pemain Baru, Ada Jebolan Timnas Indonesia U-23