SuaraJatim.id - Dua tempat pusat grosir di Surabaya, Jawa Gtimur, ditemukan pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Dua tempat tersebut yaitu di Pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya (PGS).
Informasi yang terhimpun, di Pasar Kapasan ditemukan satu pasien yang positif. Sementara di PGS empat pasien. Mereka merupakan pedagang yang ada di pasar tersebut.
Dengan demikian, di Surabaya ada penambahan dua klaster baru, setelah Asrama Haji Sukolilo yang sebelumnya terdapat acara pelatihan calon petugas haji yang melibatkan sebanyak 415 orang.
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso menyampaikan memang ada tempat baru sebagai penularan virus corona.
Dua pasar yang ditemukannya pasien positif Covid-19 ini disebut sebagai klaster Pasar Surabaya.
"Jadi benar kami sedang melakukan tracing dan ada klaster dari pasar. Memang kami terus mengembangkan tracing tentang klaster-klaster ini. Termasuk klaster yang ada di Surabaya. Ada beberapa episentrum termasuk keberadaan di pasar tersebut," kata Kohar saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (4/4/2020).
Namun, Kohar tak bisa menjelaskan secara merinci terkait penularan yang melibatkan lima orang di dua pasar dengan tempat yang berbeda tersebut. Dan, data mengenai pasien positif di dua pasar ini belum dibeberkan oleh pusat.
Kohar pun mengaku kesulitan dengan dua klaster baru ini lantaran penelusuran yang akan dilakukan sangat meluas. Sebab, dua tempat tersebut ramai dengan aktivitas warga yang berlalu lalang di pasar dengan orang yang berbeda-beda.
Ia berharap masyarakat untuk bisa lebih terbuka untuk menyampaikan siapa yang pernah terlibat ataupun pernah di sana serta menyampaikan kondisi kesehatan yang sebenarnya.
Baca Juga: Satu Pedagang Positif Corona, Pasar Kapasan Surabaya Sementara Ditutup
"Mohon masyarakat membantu menyampaikan data lebih terbuka. Dalam aturan hukumnya dalam situasi seperti ini masyarakat harus betul-betul bisa memberikan konfirmasi," harapnya.
Sementara itu, mengenai perkembangan Covid-19 di Jatim, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar menyampaikan tak ada tambahan pasien positif. Jumlahnya hingga Sabtu (4/4/2020) masih tercatat sebanyak 152 pasien.
"Yang konfirmasi positif hari ini alhamdulillah tidak ada [penambahan], yakni sebanyak 152 orang," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kendati demikian, ada penambahan pasien sembuh sebanyak 3 orang dengan rincian dua pasien dari Surabaya dan satu dari Blitar Raya. Dengan begitu pasien sembuh saat ini di Jatim sebanyak 30 orang atau 19,74 persen.
Untuk pasien yang meninggal juga mengalami tambahan yang sama yaitu 3 pasien. Dua orang diantaranya berasal dari Surabaya, dan satu orang dari Kediri. Sehingga meninggal di Jatim menjadi 14 orang, atau setara dengan 9,21 persen.
Di lain sisi, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim terus juga mengalami peningkatan. Untuk PDP saat m ini tercatat sebanyak 780 orang. Jumlah itu bertambah sebanyak 63 orang, dari catatan sebelumnya yakni 717 PDP.
Berita Terkait
-
Makin Tinggi! Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 2.092 Orang
-
Dinyatakan Sembuh, Pasien Positif COVID-19 di Gunungkidul Boleh Pulang
-
Libatkan Ojol, Emil Bagi Rp 500 Ribu untuk Warga Terdampak Corona
-
Satu Staf KSP Positif Corona, Ngabalin: Sudah Diisolasi
-
Jumlah Warga Positif Corona di Jawa Timur Membengkak 52 Orang Per Hari
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban
-
Curhat Pilu Santri Kediri di Balik Tembok Pesantren: Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis
-
Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto