SuaraJatim.id - Seorang perempuan muda, LD malu saat hamil di luar nikah. Itu menjadi alasan LD yang berusia 23 tahun melempar bayinya ke genting.
Bayi itu berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan di salah satu rumah warga di Jalan Piere Tendean Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jumat (3/4/2020),
LD diketahui baru melahirkan di sebuah rumah di dekat tempat bayinya dilempar ke genting rumah warga lain. Begitu warga menemukan LD, mereka pun langsung membawa ibu bayi tersebut ke RS Hasanah Kota Mojokerto untuk mendapatkan perawatan.
Pasalnya, kondisi perempuan yang baru berusia 23 tahun tersebut lemas usai melahirkan bayi yang diduga tak diharapkan.
“Setelah membawa bayi tersebut ke RS Hasanah, saya bersama warga mencari siapa warga yang baru saja melahirkan. Sekitar pukul 21.20 WIB, akhirnya kita menemukan ada warga yang baru melahirkan,” ungkap Lurah Sentanan, Fatoni, Minggu (5/4/2020).
LD merupakan warga Gang Buntu, Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Rumah ibu bayi tersebut tak jauh dari lokasi penemuan bayi.
Diduga bayi tersebut sengaja dibuang karena malu hasil hubungan di luar nikah.
“Diduga LD dengan sengaja membuang bayinya, karena malu hasil hubungan di luar nikah. Sekitar pukul 21.30 WIB, si ibu bayi akhirnya juga dibawa ke RS Hasanah karena dalam kondisi lemas baru melahirkan. Jadi bayi dan ibunya di RS Hasanah sekarang dan kasus ini juga sudah ditangani pihak kepolisian,” jelasnya.
Baca Juga: Bayi dalam Tas Dibuang di Jalan Kalimalang, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur