SuaraJatim.id - Bupati Jember Faida bungkam, bahkan menolak diwawancara wartawan setelah dicap DPRD Jember sebagai bupati gagal total. Begitu juga wakil bupatinya, Abdul Muqiet Arif, yang justru melimpahkan komentar bupati gagal total ke Faida.
Bupati Faida dinobatkan sebagai bupati gagal total setalah melaporkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Akhir Tahun Anggaran 2019 setebal 69 halaman, Senin (8/6/2020) kemarin malam. DPRD Jember memberikan 52 catatan gagal terhadap program Bupati Faida.
Penobatan bupati gagal total itu dalam rekomendasi DPRD Jember, Jawa Timur, terhadap LKPj. Kata ‘gagal’ terbanyak muncul pada halaman 42, yakni sebanyak enam kali, dan pada halaman 15 sebanyak empat kali. Bahkan kata ‘gagal’ (‘kegagalan’) juga ada pada dua kalimat bijak dari John C. Maxwell dan John Powell yang dicuplik di akhir rekomendasi.
Sementara, kalau dilihat dari pembagian per bidang, kata ‘gagal’ terbanyak muncul di bidang pendidikan pada halaman 41 dan 42, yakni sebanyak tujuh kali.
Berikut 7 kata gagal di bidang pendidikan dalam LKPj Bupati Jember:
- Adanya ketimpangan yang tajam antara angka Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Ketimpangan yang tajam ini mengambarkan bahwa Pemerintah gagal dalam kebijakan pada sektor pengembangan SDM.
- Kegagalan pemerintah ini disebabkan pendekatan pendidikan hanya dimaknai dan berorientasi pada pendidikan formal dan tidak mampu mengatasi pendidikan untuk kelompok penduduk dewasa ataupun tua yang dulunya putus sekolah dengan pendekatan pendidikan informal.
- Hal ini di sebabkan karena pemerintah gagal dalam memahami kondisi fasilitas pendidikan yang beragam, serta karakteristik penduduk yang berbeda d isetiap kecamatan.
- Dalam kebijakan penyediaan sarana pendidikan melalui perbaikan fasilitas pendidikan pemerintah Kabupaten Jember gagal dalam mendorong updating data di masing-masing sekolah serta melakukan pengawasan pada kualitas pembangunan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga melalui proyek dinas pendidikan.
- Kegagalan ini berimplikasi banyaknya sekolah yang kondisinya mengenaskan dan rawan ambruk namun tidak masuk dalam perhatian dan prioritas pembangunan.
- Kebijakan Pemerintah juga gagal dalam meningkatkan kesejahteran guru non ASN yaitu GTT yang merupakan bagian komponen pemenuhan rasio guru dan murid.
- Kegagalan ini disebabkan karena kebijakan penambahan maupun nasib kesejahteran guru tersentral pada keputusan bupati.
Dominasi kata ‘gagal’ di atas kata ‘keberhasilan’ ini sudah cukup menunjukkan bagaimana penilaian parlemen terhadap kinerja Bupati Faida sepanjang 2019. Bahkan pada halaman 54, ditegaskan bahwa: bupati gagal total dalam merencanakan, merealisasikan program, dan mengalokasikan anggaran dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi, dalam hal penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian; peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa (Kegiatan TMMD dan Jalin Matra); dan peningkatan daya saing UMKM dan Koperasi.
Kegagalan total ini juga dipertegas David Handoko Seto, juru bicara DPRD Jember, dalam sidang paripurna di ruang sidang gedung parlemen setempat, Senin (8/6/2020). “Layak jika kemudian saya sebut LKPj kali ini ‘Bu Gatot’: Bupati Gagal Total,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi
-
Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi
-
Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah
-
Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga
-
Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor