SuaraJatim.id - Dua anggota DPRD Jember menggunakan pelampung saat berlangsungnya Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jember tahun 2019 yang digelar Senin (8/6/2020).
Keduanya anggota DPRD yang menggunakan pelampung, diketahui adalah Ketua Komisi C David Handoko Seto dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Edy Cahyo Purnomo. Keduanya, mengenakan pelampung berwarna orange sebagai bentuk kritik pada kebijakan Bupati Jember Faida.
"Mohon maaf kalau saya pakai pelampung, karena saya takut sebentar lagi DRPD Jember tenggelam," kata David Handoko Seto saat membacakan LKPJ di hadapan peserta rapat paripurna.
David menjelaskan prihatin dengan banyaknya kebijakan Bupati Jember yang dinilai tidak benar. Seperti pengadaan pelampung bagi nelayan pada tahun 2018 yang baru dibagikan tahun 2020 menjelang pemilihan bupati.
"Seperti pengadaan pelampung itu kebijakan ngawur, kalau tidak percaya silakan tanyakan pada penerima," katanya.
Selain mengenakan pelampung, David juga menggunakan masker dengan gambar karakter tersenyum. Hal tersebut menggambarkan hubungan Pemkab dan DPRD Jember yang ditertawakan karena kerap tidak sejalan.
"Gambar masker ini mungkin lucu, gambar orang tersenyum karena di luar sana, pemerintah dan DPRD Jember ditertawakan masyarakat. Mereka bertanya-tanya kenapa DPRD dan Bupati tidak sinkron," kata David.
Dalam rapat paripurna yang diselenggarakan secara daring tersebut, DPRD Jember menilai LKPJ yang telah disampaikan Bupati Faida menunjukkan pemerintah gagal dalam mencapai kinerja.
"Rekomendadi didasarkan banyaknya fakta kegagalan dalam pencapaian kinerja serta tata kelola pemerintahan yang dijalankan pada tahun 2019," dikutip dari bagian penutup rekomendasi DPRD Jember kepada Bupati Jember.
Baca Juga: Ketua DPD Bakal Laporkan Konflik Bupati-DPRD Jember ke Presiden
Kontributor : Nurul Aini
Berita Terkait
-
Ketua DPD Bakal Laporkan Konflik Bupati-DPRD Jember ke Presiden
-
Gubernur Tak Dapat Tembusan Surat Realokasi Covid Bupati ke DPRD Jember
-
Rapat Hak Angket Rampung, DPRD Jember Rekomendasikan Bupati Faida Dicopot
-
Di Tengah Teror Virus Corona, DPRD Jember Tetap Lanjutkan Rapat Hak Angket
-
Bupati Jember Bantah Terima Jatah 'Upeti' Fee Proyek
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!
-
Survei Piramida Research: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Naik Menjadi 60,4 Persen
-
Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi
-
Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi
-
Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah