SuaraJatim.id - Nasabah Bank Bukopin bernama Eni mengaku gagal membeli obat gara-gara sulitnya mengakses ATM Bank Bukopin. Bahkan Eni juga mengaku kesulitan mencairkan dana pensiunnya.
"Mau ambil uang pensiunan, tapi tak bisa karena katanya tak ada dananya, padahal bulan kemarin masih bisa, saya mau ambil di ATM di blokir padahal mau beli obat," kata Eni ditulis Rabu (24/6/2020).
Sebelumnya, nasabah Bank Bukopin lainnya yang bernama Dedi Setiawan meluapkan kemarahannya di Kantor Cabang Bank Bukopin, Sidoarjo di Jalan Ahmad Yani Sidoarjo, Jawa Timur gara-gara susah mencairkan depositonya.
Dalam video yang beredar, Dedi terlihat meradang karena janji yang ditawarkan manajemen tak kunjung jadi kenyataan, saking kesalnya dia pun menyebarkan 15 buah surat depositonya di depan jalan Kantor Cabang Bank Bukopin Sidoarjo, senilai Rp 45 miliar.
"Janjinya setelah RUPS, tapi setelah RUPS terlaksana belum juga dibayarkan, sekarang malah berjanji pun tidak bisa," kata Dedi.
Kekesalan Dedi bertambah ketika dirinya mengetahui bahwa ia hanya bisa mencairkan dananya hanya sebesar Rp 640 juta saja, padahal Dedi ingin mencairkan sekitar Rp 45 miliar.
“Saya sudah berkali kali gagal menarik dana deposito yang tersimpan di Bank Bukopin Sidoarjo. Janjinya hari ini tanggal 22 Juni 2020, namun kenyataannya janji tinggal janji dan tidak ada realisasinya. Kesabaran saya suda habis dan akan dilaporkan ke Polresta masalah ini,” kata Dedi.
Dia menambahkan bahwa Bukopin sendiri telah menjanjikan akan mencairkan dana deposito miliknya, namun janji itu tidak terlaksana. Dia menyebut bahwa hal itu menunjukkan bahwa bank tersebut tidak punya itikad baik dalam melakukan penyelesaian masalah.
"Kalau tidak bisa berjanji jangan berjanji, mana pejabatnya yang berjanji itu," kesal raut wajah Dedi.
Baca Juga: Batal Beli Obat Gara-gara Susah Ambil Uang di ATM Bank Bukopin
Dedi bercerita bahwa dirinya memiliki sejumlah deposito Bank Bukopin, yang ia taksir mencapai Rp 45 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya
-
Hamil 8 Bulan, Guru SMK Mojokerto Gugur Bersama Janinnya Saat Berangkat Mengajar
-
Kisah Pilu Ibu di Ponorogo: Meninggal di Atas Motor Sambil Bonceng Balitanya Menuju Bidan
-
Dukung Penguatan Pengelolaan Zakat di Jatim, Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026