Seiring dengan perkembangannya, kemudian masyrakat Pinggir Papas atas bimbingan Syekh Anggasuto terus berkomunikasi bagaimana memetakan tanah untuk menjadi ladang garam. Al-hasil setelah masyarakat menemukan pencahariannya sebagai penyambung hidup yaitu dengan bertani garam.
Setelah garam-garam itu menunjukkan hasil, Anggasuto sebagai manusia yang senantiasa tidak lupa pada sang Khaliq pemberi rejeki. Maka setiap jatuh pada bulan dan tanggal musim panas (masuk musim kemarau) akan melakukan Nyadar, semacam bakti syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan.
"Jadi begitu ceritanya asal mula adat Nyadar ini mas, meski hari ini garam sedang anjlok dan murah, namun tradisi ini tetap berjalan," ungkap dia.
Nyadar dilaksanakan 3 kali pertemuan dalam setahun, Pertama dan Kedua dilaksanakan di Desa Kebundadap dan di Desa Pinggir Papas, sedangkan yang terkahir yaitu di rumah masing-masing atau disebut dengan Nyader Bungko (rumah). Pada saat Nyadar Bengko ini, biasanya untuk malam harinya diisi dengan kesenian mocopat.
"Pelaksanaannya dua hari, pertama Hari Jumat sore Nyekkar ke para leluhur, kemudian Sabtu pagi melakukan ritual panjhang atau membawa tumpengen ke asta asta," tambahnya.
Sementara untuk penentuan tanggal dilakukannya Nyadar ini tidak tentu, sebab yang bisa memastikan dan menentukan tanggal hanya para pemangku adat.
"Biasanya Nyadar pertama itu bulan tujuh, dan Nyadar kedua itu satu bulan setelah Nyadar yang pertama, untuk tanggal tidak mesti, yang bisa menentukan hanya pemangku adat," pungkasnya.
Kontributor : Muhammad Madani
Baca Juga: Mirip Syahrini, Penjual Rujak di Sumenep Bikin Netizen Terpesona
Berita Terkait
-
Viral Kisah Pak Untung, Guru Tanpa Tangan di Madura Jago Menulis Huruf Arab
-
Danantara Indonesia Hibah PLTS Sumenep ke Pemda, PLN Siap Suplai Listrik Bersih Bagi 2.000 KK
-
BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan, Sebut Paket Makanan Sebenarnya Lengkap
-
Viral Warga Datang Tarawih Lebih Awal Sejak Pukul 3 Sore, Ada Amplop Berisi Uang yang Jadi Rebutan
-
Ada Rezeki Rp300 Ribu, Warga Sumenep Jatim Sampai Booking Tempat Tarawih dari Siang!
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Akhir Drama Keluarga di Tulungagung: Tangis Bahagia Pasutri Beda Negara Bisa Peluk Kembali Buah Hati
-
KPK 'Obrak-abrik' Surabaya dan Tulungagung: Jejak Panas Gatut Sunu dan Temuan Uang di Kantor Setda
-
Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kepala Dinas ESDM Jatim, Pastikan Pelayanan Publik Bidang ESDM Baik
-
Anak Laporkan Ibu Kandung di Tulungagung: Drama Perebutan Hak Asuh yang Berujung di Meja Polisi
-
Amarah Berujung Maut: Nenek di Kediri Menghajar Cucu dengan Kayu Hingga Tewas karena Ogah Makan