SuaraJatim.id - Yuliati, perempuan 21 tahun stres ditinggal pacar. Dia sampai jalan kaki selama 3 hari dari Malang ke Kediri, Jawa Timur.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menemukan Yuliati dan dibawa ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Selanjutnya wanita itu akan diantar pulang ke daerah asal.
Yuliati adalah warga Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Berdasarkan pengakuan Yuliati ke petugas, ia ke Kota Kediri untuk memenangkan diri setelah ditinggal kekasihnya.
"Pengakuannya seperti itu (depresi ditinggal pacar). Dia meninggalkan rumah sudah sejak tiga hari, jalan kaki dari Malang sampai ke Kediri," jelas Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nurkhamid, Selasa (21/7/2020).
Yuliati diamankan petugas Satpol PP Kota Kediri, Minggu (19/7/2020) pukul 21.00 WIB. Wanita tersebut ditemukan linglung di wilayah Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kediri Kota.
Saat diintrogasi petugas Satpol PP, Yuliati awalnya tak merespon dan cenderung menutup diri. Namun setelah dilakukan pendekatan dan dialog secara persuasif, akhirnya wanita asal Malang ini bersedia buka suara.
"Pengakuannya yang bersangkutan bisa sampai kediri karena frustrasi dibuat oleh kekasihnya, yang bersangkutan menuju Kota Kota untuk menenangkan pikiran dan akhirnya (sampai) di Kota Kediri," paparnya.
"Saat dimintai keterangan awal masih cenderung diam, dan akhirnya mau bercerita, yang bersangkutan meminta istirahat dan minta dipulangkan ke Kabupaten Malang," sambung Nurkhamid.
Kontributor : Usman Hadi
Baca Juga: Kompensasi Belum Dicairkan, Warga Ancam Blokir TPA Klotok Kota Kediri
Berita Terkait
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Jangan Dibuang! Ternyata Tempe "Bosok" adalah Rahasia Kelezatan Masakan Jawa
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo