SuaraJatim.id - Penjualan hewan kurban untuk Idul Adha tahun ini ternyata meningkat pada masa pandemi corona di Kota Malang. Penjual hewan kurban di kawasan Madyopuro Kota Malang, Elmmi Nafi’ menyebut tahun ini penjualan lebih banyak ketimbang tahun kemarin.
Elnaf mengatakan, perbandingan dengan tahun lalu dia mampu menjual 99 ekor sapi untuk hari raya Idul Adha. Sementara tahun ini masih di H-10 dia sudah mampu menjual sebanyak 138 ekor sapi.
“Alhamdulillah yang beli hewan kurban meningkat, semakin banyak. Jadi pandemi tidak berpengaruh,” kata Elnaf panggilan akrabnya seperti dilansir beritajatim.com, Selasa, (21/7/2020).
Bahkan, masih ada pemesanan 18 ekor lagi diluar yang sudah laku terjual.
“Tahun kemarin bisa menjual 99 ekor sapi. Tahun ini masih H-10 sudah menjuak 138 ekor. Itu pun masih ada pesanan 18 ekor sapi lagi, tetapi barangnya masih belum ada. Jadi sistemnya pesan dulu,” ujar Elnaf.
Elnaf menuturkan, strategi untuk penjualan adalah dengan membuka pemesanan hewan kurban sejak 2 bulan lalu. Rencananya akhir pekan ini dia menutup penjualan hewan kurban.
Karena sapi yang dia jual telah habis terbelih. Waktu tersisa akan dibuat untuk mendistribusikan sapi ke masing-masing pembeli.
“Ini sapi Bali, tulangnya kecil dagingnya tebal cocok untuk kurban. Harganya bervariasi mulai Rp 14,5 juta hingga Rp 35 juta per ekor. Yang paling laris dibeli pembeli sapi seharga Rp 20 juta. Harganya cenderung turun, kalau tahun lalu paling mahal bisa mencapai Rp 38 juta per ekor,” tandasnya.
Baca Juga: Larangan Potong Rambut dan Kuku Bagi yang Ingin Berkurban Idul Adha
Berita Terkait
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo