"Mohon memaklumi karena untuk kepentingan bersama. Kondisi tidak normal. Kalau kuota penuh mohon dimaafkan pendakian ditunda hari lain. Soal pendaki di bawah 18 tahun juga tetap berlaku. Tanpa pendampingan profesional, tidak boleh naik," ujar dia.
Titis mencontohkan salah satu pendaki yang ditemui pada Sabtu lalu berusia 15 tahun. Dia naik bersama rombongan berisi lima orang. Petugas di pos pendakian tetap mengizinkan dia naik karena rekan satu tim sudah beberapa kali naik ke Gunung Lawu.
"Kami memang tidak kaku tapi edukasi itu yang kami tonjolkan. Pendaki usia 15 tahun sesuai edaran enggak boleh naik. Tapi kan kami telisik. Teman satu rombongan ada yang berpengalaman," ujar dia.
Dia mengaku petugas di pos pendakian maupun sukarelawan tidak akan mengecek pendaki di puncak Gunung Lawu. Alasannya pengecekan pendaki sudah dilakukan saat di pos pendakian. Fokus utama adalah taat terhadap protokol kesehatan.
Kontributor : Andri Yanto
Berita Terkait
-
Mulsa Perak Jadi Senjata Petani Lawu Hadapi Musim Kemarau
-
Semangat Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Jakarta, Harus Menjangkau Wilayah Konflik
-
Kenapa Pembawa Baki Bendera dan Paskibraka Ditentukan pada Hari H? Ini Alasannya
-
Mengenal Gita Bahana Nusantara, Paduan Suara dan Orkestra Milik Negara di Upacara 17 Agustus
-
Peserta Kepanasan, Pejabat Duduk Nyaman: Ironi Upacara 17 Agustus?
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor
-
Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini
-
Pemkot Surabaya Rebut Kembali Lahan Senilai Hampir Rp1 Triliun
-
Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI
-
Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo