Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Rabu, 16 September 2020 | 16:08 WIB
Ilustrasi meninggal dunia (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Seorang wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) asal Solo, Jawa Tengah, meninggal di salah satu hotel wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman, Jogjakarta, saat melayani pelanggannya.

Kanit Reskrim Polsek Depok Barat, Iptu Isnaini mengatakan, Wanita berinisial DP (41) tersebut sempat melayani enam laki-laki hidung belang sebelum akhirnya meregang nyawa.

"Korban ini melayani enam kali (pelanggan) yang terakhir itu dia bermain dua kali, dengan waktu yang berbeda," kata saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/9/2020).

Ia melanjutkan pria hidung belang terakhir yang memesan jasa DP adalah seorang pria asal Purworejo berinisal AP (23). Awalnya AP memesan jasa DP pada pukul 15.00-18.00 WIB.

Baca Juga: Wakil Bupati Diduga Mabuk Berat Tabrak Polwan Hingga Meninggal

"Pelaku ini memesan pertama kali dan langsung dibayar. Karena layanannya (DP) bagus, sabar, (pelaku) koordinasi lisan jika ingin menambah lagi. Tapi karena korban punya janji lain dengan tamu akhirnya diundur," ujar Isnaini.

Tetapi janji DP dengan tamu sebelumnya dibatalkan. Sehingga pelaku AP datang lagi dan bermain di kamar yang sama.

"Nah dari layanan kedua ini, korban mengalami kejang hingga jatuh dari tempat tidur. Akhirnya pelaku mengangkat korban namun korban mengeluarkan suara berisik. Agar suara tak sampai keluar, pelaku menutup wajah korban yang seharusnya mendapat pertolongan," ujarnya.

Dari kejadian tersebut, pelaku memenuhi unsur kelalaian hingga menyebabkan orang meninggal. Isnaini mengatakan bahwa pelaku berusaha meredam suara yang keluar dari mulut korban.

"Mungkin niatnya (pelaku) untuk meredam suara agar tidak keluar. Tapi pelaku malah menutup wajah, dimana kita ketahui mulut dan hidung sebagai alat pernapasan. Sehingga ada unsur kelalaian pada kasus ini yang seharusnya pelaku memberikan pertolongan kepada korban," kata dia.

Baca Juga: Video Emak-Emak Gunting Bendera Merah Putih Bikin Gaduh Netizen Seindonesia

Disinggung penyebab kematian PSK karena kelelahan melayani pelanggan, Isnaini tak banyak menjelaskan. Hal itu dia limpahkan kepada tim dokter yang masih melakukan otopsi kepada jenazah korban.

Load More