SuaraJatim.id - Kecenderungan para pemilik mobil setelah membawa kendaraannya mengaspal di bawah hujan adalah tidak segera mencucinya. Padahal di permukaan atau bagian body sudah pasti menempel banyak kotoran.
Jika kotoran yang sudah menempel ini dibiarkan sampai mengering maka akan lebih sulit dibersihkan. Dan tidak sampai di sini saja, ancaman kerusakan hingga munculnya jamur pun tidak bisa terhindarkan.
Dikutip Suara.com, jaringan SuaraJatim.id, dari mobil88, ada beberapa dampak negatif yang terjadi pada body mobil jika tidak langsung dicuci sehabis terkena hujan. Yaitu:
Rusaknya lapisan cat mobil
- Bila mobil tidak segera dibersihkan saat baru saja digunakan saat hujan, kotoran bisa saja masuk ke bagian clear coat dan nantinya akan merusak lapisan cat mobil.
- Jika terlalu lelah untuk mencuci, sebaiknya bilas mobil dengan air bersih. Agar kotoran yang menempel saat terjadi cipratan pada genangan air bisa langsung rontok dari body mobil.
Body mobil bisa keropos
- Mengingat air hujan yang turun juga memiliki kandungan garam, maka bukan tidak mungkin air hujan ini akan menyebabkan kerusakan seperti keropos pada bagian body jika tidak segera membilasnya.
- Air hujan yang tidak segera dibilas dan dibiarkan mengering juga bisa membuat timbulnya bercak seperti garam pada body mobil. Paling penting adalah proses penanganannya setelah dicuci, yakni dilap sampai benar-benar kering.
Kaca berjamur
- Selain itu, air hujan juga bisa menyebabkan kaca mobil berjamur kalau tidak segera dibersihkan. Kalau sudah timbul bintik-bintik putih seperti ini, perlu perawatan ekstra untuk membersihkannya. Termudah ke salon mobil untuk membersihkannya. Tapi cara ini juga tidak boleh terlalu sering dilakukan, karena bisa merusak cat mobil.
Intinya jangan sampai kotoran akibat hujan ini dibiarkan mengering dan didiamkan dalam waktu berhari-hari. Kondisi seperti itu yang menjadikan kaca mobil cepat berjamur dan warna cat mobil menjadi kusam.
Tag
Berita Terkait
-
Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?
-
Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama
-
Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?
-
3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan
-
4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi