SuaraJatim.id - Gelombang demonstrasi menolak UU Cipta Kerja dan Omnibus Law masih terus berlanjut di beberapa daerah, terutama di Jawa Timur.
Di Banyuwangi, demonstrasi diikuti berbagai elemen mahasiswa dan buruh digelar, Senin (13/10/2020). Mereka mengusung berbagai poster menggelitik.
Selain itu, mereka juga menggelar teatrikal perdukunan untuk menggambarkan kekesalan mereka terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Katanya negara demokrasi. Protes di forum microfon dimatikan. Protes di jalanan ditangkap polisi. Protes di sosmed dijerat UU ITE. Yaudah Santet aja," tulisan dalam poster masa setelah diartikan dalam bahasa Indonesia, Senin (12/10/2020).
Dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring suara.com, Demonstrasi di Banyuwangi ini digelar di depan gedung DPRD setempat.
Tak hanya itu saja, bahkan ada poster dengan tulisan bernada genit mengajak Dewan Perwakilan Rakyat untuk berkunjung bareng ke salah satu hiburan malam di Banyuwangi.
"Pak DPR yang terhormat Mascot buka loh, pesen yuk!!!," tulisan poster yang dibawa oleh salah satu perempuan peserta aksi.
Dan masih banyak lagi lainnya, seakan potret cuitan-cuitan poster ini menandakan masyarakat yang begitu jengkel terhadap ulah dewan yang mewakilinya.
Sebagai informasi bahwa Senin (12/10/2020) Ribuan masa yang terdiri dari kalangan mahasiswa, buruh, elemen masyarakat hingga pelajar menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Banyuwangi.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Gadis Cantik Bertato Begal Kawan Sendiri di Surabaya
Aksi ini guna menolak disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja dan Omnibus Law.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Gadis Cantik Bertato Begal Kawan Sendiri di Surabaya
-
Ini Daftar 16 Hotel Buat Isolasi Mandiri OTG Covid Jatim, Semua di Surabaya
-
AJI Surabaya Kecam Intimidasi ke Jurnalis Saat Demo Omnibus Law
-
Ngamuk ke Pendemo Rusuh, Helm Sejuta Umat Wali Kota Surabaya Bikin Salfok
-
Demonstran Rusuh di Malang dan Surabaya yang Ditangkap Jadi 634 Orang
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi