Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:32 WIB
Proses pemakaman NA Gadis Pengungsi Syiah Sampang. [Beritajatim.com]

"Dia sudah sakit dan lama dirawat di Madura 4 bulanan. Awalnya dirawat di RS kemudian angkat tangan dan di rawat di Sampang sampai akhirnya meninggal," lanjutnya.

Tajul juga mendapati ucapan yang tidak pantas diucapkan oleh warga kepada NA lantaran dianggap meninggal akibat penyakit lepra. Padahal faktanya, NA sempat mengalami sakit lambung.

"Setelah tahu bukan kena penyakit lepra, mereka yang protes, yang merasa Islam menilai kalau almarhumah sebagai orang kafir sama saja melakukan hal tidak senonoh kepada jenazah," ucapnya.

Kontributor : Arry Saputra

Baca Juga: Jasad Pengikut Syiah Ditolak Saat akan Dikubur, Tajul Muluk: Penzaliman

Load More