SuaraJatim.id - Regulasi ketat diterapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi seiiring dengan dibukanya lagi ibadah umroh. Regulasi ini juga mempengaruhi biaya ibadah ke tanah suci yang sekarang tembus Rp 40 juta.
Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia Jawa Timur (Amphuri Jatim), Sofyan, mengatakan jika angka tersebut bukanlah kenaikan, melainkan penyesuaian harga dengan kondisi pandemi seperti saat ini.
"Dan ini sesuai permintaan dari Kerajaan Saudi," ujarnya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring suara.com, Selasa (3/11/2020).
Jika dibandingkan tahun lalu, penyesuaian harga tersebut naik sekitar 30-40 persen. Sofyan menyarankan agar calon jamaah bersabar hingga tahun depan karena proses keberangkatan tahun ini juga cukup ketat.
Antara lain adanya batasan usia 18-50 tahun, akomodasi satu kamar hotel hanya untuk dua orang dan harus hotel bintang lima.
Sebelum berangkat, jaamah harus test PCR atau swab sesuai yang ditentukan oleh pihak Saudi Airlines karena hanya Saudi satu-satunya airlines yang diizinkan terbang membawa jamaah umrah.
"Maka, kami sarankan lebih baik jamaah bersabar nunggu fase ke-4 sekitar bulan Januari nanti," tandas Ketua Amphuri Jatim tersebut.
Berita Terkait
-
Ingin Umroh di Masa Pandemi? Berikut Syarat Berdasarkan KMA Terbaru
-
Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Biayanya Sama Seperti Naik Haji
-
Masjidil Haram Sambut Jamaah Umroh Pertama di Masa Pandemi Covid-19
-
PPIU di Palembang Bersiap Jadwal Ulang Keberangkatan Umroh
-
30 Ribu Jemaah Umroh Asal Sulsel Masih Menunggu Kepastian Berangkat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Pendidikan di Ujung Tanduk: Saat Proyek KDMP Mengancam Eksistensi SDN Tegalrejo 1 Blitar
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan
-
Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim