SuaraJatim.id - Arema FC ditetapkan sebagai salah satu klub yang lolos dari AFC Club Licensing Cycle 2020. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa tim berjuluk Singo Edan itu berkomitmen penuh pada dunia sepak bola Indonesia.
Media Ofiser Arema FC, Sudarmaji, mengatakan bahwa dengan ditetapkannya Arema FC sebagai salah satu tim yang lolos lisensi pada 2020 tersebut, memiliki arti tersendiri karena kondisi sulit yang dihadapi klub saat ini.
"Bagi kami, saat ini kondisi tersulit yang dihadapi semua klub. Tapi, proses lisensi klub sudah menjadi rutinitas tahunan, di mana kami harus melaporkan kondisi klub ke AFC," kata Sudarmaji, di Kota Malang, dikutip dari Antara.
Menurut Sudarmaji, meskipun saat ini kondisi sedang sulit, Arema FC tetap bersemangat untuk menjaga rutinitas tersebut, dengan tetap fokus pada upaya untuk menjaga eksistensi tim besutan pelatih asal Brazil, Carlos Oliveira.
Sudarmaji menambahkan, pada 2020, seluruh klub Liga 1, mengajukan proses untuk mendapatkan lisensi tersebut. Namun, hanya ada enam klub yang dinyatakan lolos, yakni Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC, Persib Bandung, dan Arema FC.
"Semoga ini memberikan pemahaman, bahwa Arema FC tetap pada jalur dalam pengelolaannya. Di situasi sulit ini, kami tetap berkomitmen dan konsisten untuk menjaga pengelolaan klub," kata Sudarmaji.
Untuk mendapatkan AFC Club Licensing Cycle, lanjut Sudarmaji, ada lima kriteria yang menjadi penilaian. Lima kriteria tersebut mencakup sporting, infrastruktur, Sumber Daya Manusia, administrasi, legal, dan finansial.
"Sekali lagi kondisi ini berat, jika diperkenankan kami sampaikan mari kita bersatu fokus menjaga Arema tetap ada. Pengelola Arema FC terus kerja keras untuk itu, hampir lima tahun berturut-turut kita mempertahankan Club Licensing ini," kata Sudarmaji.
Pada Kamis (19/11), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan hasil AFC Club Licensing Cycle 2020. Dari 18 klub yang mengajukan, hanya enam klub yang dinyatakan granted, atau berhasil meraih predikat sebagai klub profesional.
Baca Juga: Lolos AFC Club Licensing 2020, Nabil: Borneo FC Ingin Jadi Klub Profesional
AFC Club Licensing Cycle merupakan suatu proses standarisasi, dan verifikasi manajemen klub sepak bola oleh AFC, untuk mendukung perkembangan sepak bola. Selain itu, lisensi tersebut juga menjadi syarat untuk bertanding pada turnamen antar tim di Asia.
Berita Terkait
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang
-
Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
-
Berkedok Mobil Dinas, 4 Petugas PLN Lumajang Gasak Kabel Listrik Aktif
-
Buntut Video Panas 2 Menit: Nasib Mahasiswa Unair Kini di Tangan Komisi Etik
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo