Wakos Reza Gautama
Selasa, 28 April 2026 | 18:47 WIB
Ilustrasi Aksi kekerasan brutal terjadi di sebuah kamar kos di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Seorang pria, Alfin Kurniawan (19), menjadi korban penganiayaan hingga mengalami luka tusuk di lengan kiri. [Unsplash]
Baca 10 detik
  • Seorang pemuda bernama Alfin Kurniawan menjadi korban penusukan di kamar kosnya, Kota Probolinggo, pada Sabtu malam, 18 April 2026.
  • Pelaku diduga mantan kekasih teman perempuan korban yang melakukan serangan fisik dan penusukan menggunakan pisau saat korban tertidur.
  • Polres Probolinggo Kota kini sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku setelah menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

SuaraJatim.id - Sabtu malam, 18 April 2026, seharusnya menjadi penutup hari yang tenang bagi Alfin Kurniawan (19). Namun, di sebuah kamar kos di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, mimpi remaja ini terkoyak oleh kenyataan yang jauh lebih mengerikan dari sekadar mimpi buruk.

Bukan sambutan hangat yang ia terima saat membuka mata, melainkan bogem mentah dan kilatan ujung pisau dari seorang pria misterius yang masuk tanpa permisi.

Sore itu, segalanya nampak normal. Sekitar pukul 19.00 WIB, Alfin menjemput seorang kawan perempuan berinisial Elok. Keduanya menghabiskan waktu layaknya remaja pada umumnya. Makan malam dan berkeliling menikmati sudut-sudut Kota Probolinggo.

Keletihan membawa mereka kembali ke kamar kos. Alfin yang didera kantuk memutuskan untuk beristirahat. Karena merasa aman, ia membiarkan pintu kamar tidak terkunci, sebuah keputusan yang kelak ia sesali.

"Saya sedang tidur lelap, tiba-tiba dipukul sampai bangun," kata Alfin, Selasa (28/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai 'Mr X', diduga kuat merupakan mantan kekasih Elok, masuk dengan emosi yang meledak. Diduga dalam pengaruh alkohol, Mr X tidak hanya menggunakan tangan kosong. Ancaman pembunuhan terlontar di sela-sela makian.

Suasana kian mencekam saat Mr X meraih sebilah pisau yang berada di dalam kamar. Meski Alfin berusaha meredam situasi dan memilih tidak melawan di awal, pelaku justru semakin beringas. Kepala Alfin ditendang, dan dalam sekejap, pisau tersebut dihujamkan ke lengan kiri Alfin sebanyak dua kali.

Dalam kepungan rasa sakit dan darah yang mulai mengucur, insting bertahan hidup Alfin bangkit. Terjadi pergulatan sengit di ruang sempit itu. Alfin berhasil merebut pisau dari tangan pelaku, mengakhiri serangan brutal yang nyaris merenggut nyawanya.

Kejadian setelah penusukan itu meninggalkan rasa getir yang lebih dalam dari luka fisik. Alih-alih bertanggung jawab, Mr X sempat meminta penghuni kos lain untuk membawa Alfin ke rumah sakit.

Baca Juga: Tragedi Jalur Soekarno-Hatta Probolinggo: Dua Nyawa Melayang dalam Kabin Truk yang Ringsek

Namun, ironi terjadi. Di saat Alfin berjuang melawan maut menuju ruang medis, Mr X justru melenggang pergi meninggalkan lokasi kejadian. Yang lebih menyakitkan, ia pergi bersama Elok, perempuan yang sebelumnya dijemput oleh Alfin.

Kini, Alfin harus menjalani hari-hari pemulihan dengan luka jahitan di lengan kirinya. Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota dengan nomor laporan LP/B/V/54/IV/2026/SPKT.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Zaenal Arifin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Identitas pelaku tengah didalami dan pengejaran terus dilakukan.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman serta pemeriksaan saksi-saksi. Laporan sudah kami terima, mohon waktu untuk menangkap pelakunya," tegas Zaenal.

Load More