- Wali Kota Probolinggo mewajibkan ASN menggunakan sepeda atau kendaraan listrik setiap Selasa dan Kamis mulai 26 Maret 2026.
- Kebijakan ini bertujuan mengantisipasi potensi kelangkaan BBM akibat gangguan geopolitik di Timur Tengah melalui efisiensi energi nasional.
- Pemkot Probolinggo menyediakan fasilitas bus jemputan bagi ASN serta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi panic buying BBM.
SuaraJatim.id - Gejolak geopolitik di Timur Tengah mungkin terasa jauh di seberang samudra. Namun, bagi Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, dentuman konflik di sana bisa berujung pada kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU lokal.
Bergerak cepat, sang Wali Kota kini meluncurkan gerakan "Gowes Darurat" untuk menyelamatkan stok energi nasional.
Mulai akhir Maret ini, suasana di kantor-kantor pemerintahan Kota Probolinggo dipastikan akan berubah.
Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.3/189/425.001/2026, Wali Kota Aminuddin menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meninggalkan kendaraan bermotor konvensional mereka setiap hari Selasa dan Kamis.
Pilihannya hanya dua yakni menggunakan sepeda angin (gowes) atau beralih ke kendaraan listrik.
“Kami mulai melakukan pembiasaan dari sekarang. Semangat efisiensi BBM ini harus berjalan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan akibat rantai pasok minyak dunia yang terganggu,” tegas Aminuddin, Senin (16/03).
Kebijakan ini bukan sekadar imbauan di atas kertas. Menyadari tidak semua pegawai memiliki sepeda atau motor listrik, Pemerintah Kota Probolinggo telah menyiapkan solusi jemputan.
Fasilitas armada bus Elf milik Pemkot siap dikerahkan. Uniknya, ASN cukup menghubungi layanan call center 112 untuk mengatur jadwal jemputan.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Aminuddin mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi panic buying. Ia menegaskan bahwa musuh terbesar saat ini adalah kepanikan yang justru bisa memicu kelangkaan semu di pasar.
"Masyarakat diimbau membeli BBM sewajarnya. Hindari perjalanan yang tidak mendesak, dan pastikan kendaraan terawat agar konsumsi bahan bakar lebih efisien," tambahnya.
Baca Juga: Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
Instruksi yang akan resmi berlaku mulai 26 Maret 2026 ini mendapat dukungan penuh dari jajaran di bawahnya. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, M. Abas, menilai gerakan ini memiliki nilai ganda.
"Bersepeda ke kantor itu tidak hanya menyehatkan jantung, tapi juga upaya nyata kita menjaga bumi. Ini adalah gaya hidup sehat sekaligus efisien yang harus dicontoh masyarakat luas," kata Abas dengan optimis.
Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini diwajibkan melaporkan pelaksanaan kegiatan "Bike to Work" ini kepada Sekretaris Daerah setiap awal bulan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis
-
Digerebek Istri Berduaan di Kamar Hotel Surabaya, ASN Pemprov Jatim Terancam 9 Bulan Penjara
-
5 Fakta Ibu dan Anak Dianiaya Tetangga Pakai Parang di Probolinggo, Buntut Konflik Lahan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
ASN Probolinggo Kini Wajib Pakai Sepeda dan Kendaraan Listrik, Ini Alasannya
-
Nilai Transaksi Ekonomi KTH Jatim TW I 2026 Capai Rp367,95 M, Gubernur Khofifah: Tertinggi Nasional
-
Viral Review Jujur Influencer Soal Alun-Alun Blitar Dibalas Review Tandingan Mas Ibin
-
Fajar Kelabu di Gununggangsir: Detik-detik Memilukan Wanita Muda Tewas Tertabrak Kereta Api
-
Tragedi di Tikungan Desa Soso Blitar: Ketika Hilang Fokus Berujung Maut