- Kecelakaan antara dua sepeda motor terjadi di Jalan PUK Sugihwaras, Bojonegoro, pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026.
- Petani bernama Muradi (67) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan hebat dengan pengendara sepeda motor lainnya.
- Dilla Eka Febrianti dan Lasiran mengalami luka-luka serta saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Bojonegoro.
SuaraJatim.id - Di saat matahari baru saja merangkak naik sekitar pukul 06.55 WIB, Jalan PUK Sugihwaras-Balen, Desa Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (23/5/2026), terjadi tragedi yang merenggut nyawa seorang petani tua.
Muradi (67), warga Desa Wedoro yang sehari-hari akrab dengan lumpur sawah, tak pernah menyangka bahwa perjalanan paginya bersama sahabatnya, Lasiran (66), akan menjadi perjalanan terakhirnya. Mengendarai Suzuki Smash bernomor polisi S-5134-CK, Muradi hendak berbelok perlahan menuju arah selatan.
Namun, dari arah berlawanan, sebuah Honda Vario bernomor polisi S-2860-AAT yang dikendarai oleh Dilla Eka Febrianti (21) meluncur dengan kecepatan tinggi. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat aspal panas Balongrejo tak sanggup lagi memberikan ruang untuk menghindar.
"Kejadian bermula saat motor Honda Vario melaju dari selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Saat di lokasi, motor Suzuki Smash dari arah barat hendak berbelok ke selatan. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan pun tak terelakkan," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Benturan hebat itu membuat Muradi terpelanting. Luka parah yang dideritanya membuat nyawa sang petani lansia ini tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Rekan yang diboncengnya, Lasiran, terjatuh dengan luka-luka di sekujur tubuh, menatap pilu rekannya yang tak lagi bergerak.
Dilla, pengendara motor Vario yang masih berusia muda, juga tak luput dari luka akibat kerasnya hantaman. Keduanya kini tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bojonegoro, berjuang melawan trauma dan cidera fisik yang membekas.
Petugas Satlantas Polres Bojonegoro segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi terpasang, sementara motor yang kini ringsek tersebut diangkut sebagai barang bukti.
Baca Juga: Sindikat Penipu Lansia di Bojonegoro Terbongkar: Menjual Mimpi Haji dan Bansos
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU