Wakos Reza Gautama
Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil di Jalan Sultan Agung, Desa Ketanon, Senin (2/11/2026) dini hari, yang menyebabkan dua orang mengalami luka ringan. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Dua pemuda selamat meski mobilnya tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Sultan Agung Tulungagung pada Senin dini hari.
  • Petugas Damkarmat mengevakuasi korban ke rumah sakit dan membersihkan batang pohon dalam waktu tiga puluh menit.
  • Damkarmat Tulungagung mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem.

SuaraJatim.id - Dua orang pemuda di Tulungagung nyaris meregang nyawa usai kendaraan yang mereka tumpangi tertimpa pohon berukuran besar, Senin (2/11/2026) dini hari.

Insiden mengerikan tersebut terjadi di tengah guyuran hujan lebat yang disertai angin kencang di ruas Jalan Raya Sultan Agung, Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru.

Kala itu, sekitar pukul 02.30 WIB, satu unit sedan Honda Civic bernomor polisi AG 1783 RM yang dikemudikan AS (28) bersama penumpangnya, BI (18), tengah melaju dari arah utara menuju selatan.

Nahas, saat kendaraan melintas di kegelapan malam, sebuah pohon peneduh di tepi timur jalan tiba-tiba tumbang tak kuasa menahan terpaan badai. Batang pohon yang berbobot berat itu roboh seketika dan menghantam telak bagian atap mobil hingga ringsek parah.

Beruntung, meski ruang kabin tertekan runtuhan atap, kedua korban berhasil selamat dari maut dan hanya mengalami luka-luka ringan.

"Kedua korban mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi petugas menuju RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan medis intensif," terang Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Iwan Supriyono.

Menerima panggilan darurat di tengah cuaca ekstrem, satu regu penyelamat Damkarmat Tulungagung segera meluncur ke lokasi kejadian.

Petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang dan dahan pohon yang menjepit bodi kendaraan serta melintang menutup seluruh badan jalan.

Berkat kesigapan petugas, proses pembersihan puing pohon dan penarikan badan mobil berhasil dituntaskan dalam waktu sekitar 30 menit, sehingga akses lalu lintas dapat kembali normal.

Baca Juga: Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Mengingat anomali cuaca yang kerap memicu hujan badai akhir-akhir ini, pihak Damkarmat Tulungagung mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, khususnya saat melintasi jalur yang dipayungi pepohonan rindang.

"Saat hujan deras disertai angin kencang, kami mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada saat berkendara. Hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar yang rawan lapuk. Apabila melihat pohon miring atau tumbang, segera laporkan agar bisa langsung kami tangani," pungkas Iwan. (ANTARA)

Load More