- Seorang wisatawan asal Korea Selatan tewas akibat kecelakaan sepeda motor di Tikungan Letter S, Kabupaten Pasuruan.
- Kendaraan mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun curam sehingga menabrak dinding pembatas jalan dengan keras.
- Polres Pasuruan mengimbau wisatawan memastikan kondisi kendaraan sebelum melintasi medan ekstrem untuk menghindari risiko kecelakaan fatal.
SuaraJatim.id - Aroma pegunungan yang segar dan pemandangan hijau yang membentang di Kabupaten Pasuruan seharusnya menjadi memori indah bagi warga negara Korea Selatan, HJK (49). Namun, perjalanan pelancong mancanegara itu berubah menjadi potret kelam saat aspal curam di kawasan yang dikenal sebagai "Tikungan Letter S" justru mengantarkannya pada peristirahatan terakhir.
Senyum HJK mendadak sirna ketika sepeda motor matik bernomor polisi L-4167-DL yang ia tumpangi kehilangan kendali.
Di balik kemudi, seorang pemuda asal Surabaya berjuang keras menjinakkan laju kendaraan yang kian liar di jalan menurun. Nahas, sistem pengereman yang seharusnya menjadi pelindung nyawa, mendadak lumpuh di medan yang paling berat.
Benturan keras tak terelakkan. Kendaraan tersebut menghantam dinding pembatas alam dengan kekuatan yang menghancurkan bagian depan motor hingga tak berbentuk.
Warga yang menyaksikan kejadian itu segera berlari memberikan pertolongan, namun luka parah pada bagian kepala dan dada membuat nyawa HJK tak mampu diselamatkan di lokasi kejadian.
“Pengendara diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintasi jalan menurun dan berkelok,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kegagalan fungsi pengereman menjadi biang keladi dalam tragedi ini. Medan yang ekstrem, ditambah beban berat pada sistem rem saat melintasi turunan tajam, membuat kendaraan tersebut seolah menjadi peluru liar yang meluncur tanpa kendali.
Petugas medis dan aparat keamanan bergerak cepat mengevakuasi tubuh korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara sang pengemudi, pemuda asal Surabaya tersebut, berhasil selamat dari maut.
Tikungan Letter S kembali membuktikan keangkerannya bagi mereka yang kurang waspada. Iptu Joko pun melempar peringatan keras bagi para pelancong, terutama wisatawan mancanegara yang belum akrab dengan karakter jalanan pegunungan Pasuruan yang menipu.
Baca Juga: Kakak Beradik di Ngawi Tewas Tergilas Truk Saat Hujan Deras, Pelaku Kabur
"Jalur di lokasi memang menurun dan banyak tikungan tajam. Kami mengimbau agar seluruh pengendara memastikan kelaikan kendaraan sebelum nekat menembus rute ekstrem ini," tegasnya.
Kini, sepeda motor yang ringsek itu diamankan oleh unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan sebagai barang bukti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif