- Seorang pria berusia 70 tahun berinisial WHW meninggal dunia akibat kecelakaan motor di Jalan PUK, Bojonegoro, Selasa (19/5/2026).
- Peristiwa terjadi saat motor korban tertabrak sepeda motor yang dikendarai pelajar berusia 13 tahun saat menyeberang jalan raya.
- Satlantas Polres Bojonegoro kini melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi untuk menindaklanjuti insiden kecelakaan lalu lintas tersebut.
SuaraJatim.id - Kecelakaan tragis terjadi di Jalan PUK yang menghubungkan Kedungadem dan Sumberrejo, Bojonegoro, Selasa sore (19/5/2026).
WHW, pria berusia 70 tahun asal Desa Drokilo, saat itu tengah mengendarai Honda Supra miliknya. Dengan sisa tenaga di usia senjanya, ia mencoba menyeberang jalan dari arah barat ke timur.
Namun, di jalur yang sama, sebuah Honda Tiger melaju dari arah selatan dengan kecepatan yang tak sempat berkompromi dengan waktu.
Ironisnya, di balik kemudi Honda Tiger bernomor polisi L 3016 SH tersebut bukanlah orang dewasa, melainkan BP, seorang pelajar yang baru menginjak usia 13 tahun. Ia tengah berboncengan dengan rekannya, MFA (17).
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat ruang untuk menghindar lenyap seketika. Dentuman keras logam yang beradu memecah keheningan sore itu. Ketiga orang tersebut terhempas ke aspal.
"Kecelakaan bermula saat Honda Supra yang dikendarai korban menyeberang jalan. Pada saat bersamaan, melaju Honda Tiger dari arah selatan. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Warga yang melihat kejadian segera melarikan para korban ke Puskesmas Kedungadem. Namun, bagi WHW, perjalanan sore itu adalah perjalanan terakhirnya. Luka yang terlalu parah membuatnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, sang pengendara "cilik" BP dan temannya berhasil selamat dengan luka ringan, namun harus menghadapi kenyataan pahit atas insiden tersebut.
Kini, kasus ini tengah ditangani secara intensif oleh Satlantas Polres Bojonegoro. Petugas telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi untuk mendalami lebih lanjut peristiwa ini.
Baca Juga: Dolar Tembus Rp17.600, 'Badai' Harga Pangan Mulai Hantam Dapur Warga Bojonegoro
Berita Terkait
-
Dolar Tembus Rp17.600, 'Badai' Harga Pangan Mulai Hantam Dapur Warga Bojonegoro
-
Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Penyelidikan Polisi atas Kematian Bocah 6 Tahun di Kolam Renang Jati Sewu Gresik
-
Buka Pameran Surabaya Hospital Expo XX 2026, Khofiah Dorong RS di Jatim Adaptif Terhadap AI
-
Kedok Pijat Refleksi: Pimpinan Ponpes di Ponorogo Cabuli 11 Santrinya
-
BEM Unair Didatangi OTK Usai Umumkan Nobar Film Pesta Babi, Lokasi Acara Mendadak Dipindah
-
UNU Blitar Akhirnya Rekomendasikan Pemecatan Dosen yang Melecehkan Mahasiswinya