- Abdur Rasid melompat dari motor saat melintas di Desa Kotakan, Situbondo, pada Jumat sore, 15 Mei 2026.
- Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif di sekitar Sungai Sampean Baru setelah menerima laporan warga tersebut.
- Rasid ditemukan selamat di wilayah Kalibagor tiga jam kemudian dan dipicu oleh riwayat gangguan kejiwaan depresi.
SuaraJatim.id - Jumat sore (15/5/2026) di pinggiran Sungai Sampean Baru, Desa Kotakan, Situbondo, berubah menjadi hiruk-pikuk kepanikan.
Sebuah perjalanan biasa menuju pusat kota untuk berbelanja, justru berubah menjadi operasi pencarian orang hilang yang melibatkan puluhan personel tim gabungan.
Semuanya bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Abdur Rasid (29), warga Desa Cottok, tengah dibonceng oleh ayah angkatnya melintasi Jalan Raya Kotakan.
Rencananya sederhana: mereka hendak menuju Toko Ramayana di Kota Situbondo. Namun, tepat saat motor melaju, sebuah aksi nekat terjadi tanpa peringatan.
Secara mengejutkan, Rasid melompat dari sepeda motor yang sedang berjalan. Tanpa sepatah kata pun, ia berlari kencang, menembus rimbunnya semak belukar yang membatasi jalan raya dengan aliran Sungai Sampean Baru.
Sang ayah yang terperanjat berusaha mengejar, namun sosok Rasid dengan cepat hilang ditelan bayang-bayang pepohonan dan remang senja.
Kabar hilangnya Rasid segera memicu respons cepat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.
Tak sendirian, personel TNI, Polri, Tagana, hingga warga setempat bahu-membahu menyisir tepian sungai yang dikenal memiliki vegetasi rapat tersebut.
"Tim melakukan penyisiran di sejumlah titik lokasi kejadian sejak laporan diterima," ujar Puriyono, Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Sabtu (16/5/2026) pagi dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
Ketegangan menyelimuti setiap langkah petugas di bawah sorot lampu senter. Kekhawatiran bahwa korban terperosok ke sungai atau tersesat lebih jauh terus membayangi. Namun, titik terang muncul dari arah yang tak disangka.
Seorang warga bernama Tiku melaporkan melihat seorang pria dengan ciri-ciri yang sangat mirip dengan Rasid sedang berjalan sendirian di pinggir jalan wilayah Kalibagor, beberapa kilometer dari lokasi awal pelariannya.
Informasi itu menjadi kunci. Tim SAR gabungan segera meluncur ke lokasi yang dilaporkan. Benar saja, sekitar pukul 20.00 WIB, tiga jam setelah aksi loncatnya yang dramatis, Rasid berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Meski tampak linglung, Rasid tidak mengalami luka fisik yang berarti. Ia sempat dievakuasi ke kediaman salah satu anggota Kodim Situbondo untuk ditenangkan sebelum akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarganya yang telah menunggu dengan cemas.
Di balik aksi nekat tersebut, terungkap fakta pilu. Pihak keluarga menjelaskan bahwa Rasid memiliki riwayat gangguan kejiwaan berupa depresi yang diduga kuat menjadi pemicu tindakan impulsifnya sore itu.
"Alhamdulillah, tidak ada luka maupun kerugian material. Korban sudah kami serahkan kembali kepada keluarga di Desa Cottok," pungkas Puriyono.
Berita Terkait
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
-
Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto
-
Kas Daerah Situbondo Rp50 Miliar Mendadak Dialihkan ke BTN, DPRD Mulai Cium Aroma Misteri
-
Truk Tangki Air Mineral Hantam Dua Ibu Rumah Tangga Hingga Terkapar di Jombang
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Insiden di Bypass Balongmojo Mojokerto: Jasad Misterius Tergeletak di Depan SPBU
-
Penemuan Mayat di Saluran Air: Pak Ogah Tol Mojokerto Barat Ditemukan Tewas Usai Subuh
-
BRI Perkuat Ketahanan Ekonomi PMI Lewat Program Pemberdayaan di Cirebon
-
Bukan Mahasiswa! Perusuh Demo Grahadi Ternyata Kuli Hingga Jukir, 6 Orang Positif Sabu
-
Misteri Video di Alun-alun Batu: Siapa Sosok yang Menemani Hari-Hari Terakhir Pejabat Bangkalan?