- Bocah berinisial RPR (6) ditemukan meninggal dunia di kolam renang wisata Jati Sewu, Gresik, pada Minggu (17/5/2026).
- Satreskrim Polres Gresik sedang melakukan penyelidikan intensif, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi, untuk mengungkap dugaan kelalaian.
- Pihak pengelola wisata telah memberikan santunan, namun proses hukum tetap berjalan untuk memastikan penyebab kematian korban tersebut.
SuaraJatim.id - Suasana riang di kawasan wisata kolam renang Jati Sewu di Desa Pengalangan, Menganti, Gresik berubah menjadi kepanikan pada Minggu (17/5/2026) siang.
Tubuh kecil RPR (6) ditemukan tak lagi berdaya di dasar kolam. Bocah asal Desa Mulung, Driyorejo itu mengembuskan napas terakhirnya di tengah keriuhan pengunjung.
Satreskrim Polres Gresik tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan apakah kematian tragis RPR murni musibah atau ada celah kelalaian yang fatal.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi dini. Tim penyidik terus berjibaku mengumpulkan kepingan petunjuk, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan rekaman CCTV, hingga membedah keterangan dari tiga saksi kunci.
"Penyelidikan masih berlangsung. Kami tengah melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap dan mengungkap kemungkinan adanya faktor kelalaian," ujar AKBP Ramadhan, Selasa (19/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Saat petugas tiba di lokasi tak lama setelah kejadian, RPR sudah dievakuasi ke RSUS Bhakti Darma Husada Surabaya dalam upaya penyelamatan terakhir.
Sayang, takdir berkata lain. Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil medis resmi untuk menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.
Di sisi lain, pihak pengelola wisata Jati Sewu mencoba menunjukkan tanggung jawab moralnya. Mereka dilaporkan telah mendatangi rumah duka untuk memberikan santunan dan belasungkawa kepada keluarga korban. Namun, proses hukum dipastikan tetap berjalan demi tegaknya keadilan dan keamanan publik.
Tragedi yang menimpa RPR seolah menjadi alarm keras bagi pengelola wisata air di Gresik dan sekitarnya. Di tengah tren wisata keluarga yang kian ramai saat akhir pekan, pengawasan ketat dan standar keselamatan (life guard) bukan lagi sekadar formalitas, melainkan harga mati.
Baca Juga: Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
Kini, masyarakat menanti hasil penyelidikan Polres Gresik. Semua berharap, dibalik duka yang menyelimuti keluarga RPR, ada pelajaran berharga yang dipetik agar tidak ada lagi tawa anak-anak yang harus padam di dasar kolam.
"Tim kami masih bekerja di lapangan untuk mencari bukti pendukung lainnya. Mohon waktu agar semuanya menjadi terang," pungkas Kapolres.
Berita Terkait
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
-
Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto
-
Ratusan Anggota Perguruan Silat Bentrok di Gresik, 5 Orang Terkapar dengan Luka di Kepala
-
Bantal di Balik Semak Kaliwungu Tulungagung: Kisah Pilu Nenek Salmi yang Berpulang dalam Kesunyian
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara