- FS kehilangan uang tunai sebesar Rp300 juta akibat pencurian modus pecah kaca mobil di Jalan KH Harun, Banyuwangi.
- Dua pelaku menggunakan sepeda motor terekam CCTV saat mencuri tas korban yang ditinggal di dalam mobil Toyota Fortuner.
- Satreskrim Polresta Banyuwangi sedang melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan bukti rekaman CCTV dan memeriksa saksi di lokasi kejadian.
SuaraJatim.id - FS (21), warga Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Jalan KH Harun, Kelurahan Tukangkayu.
Usai menyelesaikan urusan di bank dengan membawa tas hitam berisi uang tunai Rp300 juta, ia memacu mobil Toyota Fortuner miliknya menembus kepadatan Jalan KH Harun, Kelurahan Tukangkayu.
Namun, rasa lapar yang tiba-tiba datang justru menjadi awal dari sebuah mimpi buruk yang tak akan pernah ia lupakan.
Sekitar pukul 14.45 WIB, tergoda oleh aroma seblak di pinggir jalan, FS memutuskan untuk menepi sejenak. Ia memarkir mobil di bahu jalan, meninggalkan tumpukan uang ratusan juta rupiah itu di dalam kabin, lalu melangkah menuju warung. Ia mengira alarm mobil dan bodi Fortuner yang kokoh sudah cukup menjadi pelindung. Ia salah besar.
Hanya berselang beberapa menit saat FS sedang memesan makanan, sebuah suara memecah kebisingan jalan: Pyarrr! Suara kaca pecah diikuti lengkingan alarm mobil yang memekakkan telinga.
FS tersentak. Ia berlari keluar, namun yang ia dapati hanyalah kepingan kaca tengah mobilnya yang berserakan di aspal. Tas hitam berisi uang Rp300 juta yang baru saja ia ambil dari bank telah raib.
"Kejadian pencurian ini benar terjadi. Korban baru menyadari saat mendengar suara kaca pecah dan alarm mobilnya berbunyi," ungkap Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi, Selasa (19/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Aksi nekat ini terekam jelas oleh kamera CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat dua pria misterius berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMax berwarna putih. Mereka tampak sudah membuntuti korban sejak dari bank atau setidaknya telah mengintai saat mobil menepi.
Dengan gerakan yang sangat terlatih dan cepat, salah satu pelaku memecahkan kaca tengah mobil, meraih tas berharga tersebut, dan tancap gas menghilang di tengah keramaian kota. Sebuah aksi "pecah kaca" klasik namun mematikan yang dilakukan di bawah terangnya sinar matahari.
Baca Juga: Polda Jatim Ringkus Komplotan Penjual OTP Bermodal 25 Ribu SIM Card yang Raup Rp1,2 Miliar
Kini, FS hanya bisa menyesali keputusan singkatnya untuk berhenti membeli seblak. Uang yang rencananya akan digunakan untuk keperluan penting itu kini berpindah tangan ke komplotan pencuri.
Pihak Satreskrim Polresta Banyuwangi pun bergerak cepat. Olah TKP telah dilakukan, saksi-saksi diperiksa, dan rekaman CCTV telah dikantongi untuk memburu kedua pelaku.
"Tim Reskrim di lapangan sedang mengumpulkan data dan melakukan penyelidikan mendalam," tambah Kompol Lanang.
Berita Terkait
-
Polda Jatim Ringkus Komplotan Penjual OTP Bermodal 25 Ribu SIM Card yang Raup Rp1,2 Miliar
-
Memicu Protes, Warga Banyuwangi Dianiaya WNA Rusia hanya Berujung Pasal Ringan
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Wanita Terciduk Selundupkan Sabu ke Lapas Banyuwangi, Ternyata Pelaku Sedang Teler
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Petaka di Ladang Tembakau: Balita di Sampang Tewas Tenggelam di Kubangan Air
-
Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional dengan Predikat AA dan Nilai 100
-
BRI Rayakan Rekor MURI: Pameran Kredit Kendaraan Terbesar di 131 Lokasi Bersamaan