- Tim gabungan Perhutani dan Polsek Bangorejo menggagalkan aksi pembalakan liar kayu jati di hutan Banyuwangi Selatan, Senin (4/5/2026).
- Petugas meringkus dua pelaku di lokasi kejadian, sementara lima tersangka lainnya berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai buronan.
- Satu unit truk berisi 28 batang kayu jati dan gergaji mesin disita petugas sebagai barang bukti tindak kriminalitas.
SuaraJatim.id - Genderang perang terhadap pembalakan liar kembali ditabuh di Bumi Blambangan. Tim gabungan dari Perhutani dan Kepolisian berhasil menggagalkan aksi pencurian kayu jati besar-besaran di kawasan hutan KPH Banyuwangi Selatan pada Senin (4/5/2026) malam.
Dalam operasi senyap tersebut, dua pelaku berhasil diringkus di tempat, sementara lima orang lainnya nekat melarikan diri ke tengah kegelapan hutan dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Operasi ini bermula dari laporan intelijen masyarakat yang mencium aktivitas mencurigakan di Petak 57-B wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gaul, BKPH Karetan.
Tak butuh waktu lama, tim gabungan yang terdiri dari jajaran Perhutani Divisi Regional Jawa Timur dan Polsek Bangorejo langsung bergerak melakukan pengepungan.
“Saat patroli gabungan, kami mendapati tujuh orang yang tengah asyik melakukan pembalakan liar menggunakan gergaji mesin,” ungkap Yudiono, Kepala Seksi Utama Perlindungan Sumber Daya Hutan (SDH) Perhutani Jatim, Selasa (5/5/2026).
Melihat kedatangan petugas, kawanan pencuri tersebut kocar-kacir. Dua orang warga Dusun Sumberjambe, berinisial SUP (40) dan SUM (41), tak berkutik saat diringkus petugas.
Namun, lima rekan mereka, berinisial PAI, MUJ, SUB, EK, dan FEB, berhasil lolos dari sergapan dan menghilang di balik rimbunnya hutan.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan aset negara bernilai tinggi yang hendak diselundupkan. Satu unit truk dengan nomor polisi N 8449 EU ditemukan dalam kondisi siap angkut, berisi 28 batang kayu jati gelondongan hasil jarahan. Selain itu, satu unit gergaji mesin (chainsaw) yang digunakan pelaku juga turut disita sebagai barang bukti.
"Dua pelaku beserta seluruh barang bukti saat ini sudah kami serahkan ke Polsek Bangorejo untuk proses hukum dan pengembangan lebih lanjut," tegas Yudiono.
Baca Juga: Wanita Terciduk Selundupkan Sabu ke Lapas Banyuwangi, Ternyata Pelaku Sedang Teler
Yudiono menambahkan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk komitmen tegas dari Perhutani dan Kepolisian dalam menekan angka kriminalitas kehutanan. Ia memastikan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi para mafia kayu yang merusak ekosistem hutan Banyuwangi.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran intensif terhadap lima pelaku yang buron. Masyarakat pun diimbau untuk melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar kawasan hutan demi menjaga kelestarian lingkungan dan aset negara. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Wanita Terciduk Selundupkan Sabu ke Lapas Banyuwangi, Ternyata Pelaku Sedang Teler
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
KA Sangkuriang Hadirkan Sensasi 1.000 Km Banyuwangi-Bandung Tanpa Transit
-
Napas Baru bagi Pedagang Kecil, Pemkab Banyuwangi Resmi Batasi Jam Operasional Ritel Modern
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"