Wakos Reza Gautama
Selasa, 21 April 2026 | 11:52 WIB
Ilustrasi Kereta Api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menghadirkan inovasi layanan transportasi jarak jauh tanpa transit 1.002 kilometer dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, ke Stasiun Bandung, Jawa Barat pergi pulang (PP). [Unsplash/muhammad arief]
Baca 10 detik
  • PT KAI Daop 9 Jember meluncurkan KA Sangkuriang yang melayani rute langsung Stasiun Ketapang menuju Bandung tanpa transit.
  • Operasional kereta jarak jauh sejauh 1.002 kilometer ini akan resmi dimulai pada tanggal 2 Mei 2026 mendatang.
  • Layanan ini menyediakan fasilitas modern serta akses transportasi praktis untuk mendukung konektivitas dan sektor pariwisata di Pulau Jawa.

SuaraJatim.id - Bayangkan terbangun saat matahari terbit di ujung timur Pulau Jawa, lalu menikmati senja di dataran tinggi Paris van Java tanpa perlu repot berganti kereta. Mimpi para pelancong dan pelaju jarak jauh ini segera menjadi kenyataan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember resmi mengumumkan inovasi terbarunya KA Sangkuriang. Kereta ini akan menempuh perjalanan epik sejauh 1.002 kilometer, menghubungkan Stasiun Ketapang, Banyuwangi, langsung menuju jantung Kota Kembang, Bandung, tanpa transit.

Dijadwalkan mulai beroperasi pada 2 Mei 2026, KA Sangkuriang bukan sekadar kereta api biasa. Ia adalah jawaban bagi mereka yang mendambakan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan.

Perjalanan panjang melintasi Jember, Lumajang, Surabaya, Solo, hingga Yogyakarta ini dibekali dengan rangkaian sarana yang sangat modern.

Bagi Anda yang mendambakan privasi tingkat tinggi, KA Sangkuriang menyediakan satu kereta Compartment eksklusif dengan hanya 16 tempat duduk. Di sini, perjalanan seribu kilometer akan terasa seperti berada di hotel berbintang yang berjalan.

Tak hanya itu, tersedia juga empat kereta Eksekutif Stainless Steel (200 kursi) dan tiga kereta Ekonomi Stainless Steel (240 kursi) yang dirancang ergonomis.

Semua rangkaian dilengkapi dengan kereta restorasi untuk memastikan kebutuhan kuliner penumpang terjaga sepanjang jalan.

Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyebutkan bahwa kehadiran KA Sangkuriang adalah langkah strategis untuk mempererat konektivitas antardaerah.

"Ini adalah alternatif perjalanan jarak jauh yang mengedepankan kenyamanan dan efisiensi. Dengan rute langsung tanpa transit, pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan jauh lebih praktis," ungkap Cahyo dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: Maut Nyaris Menjemput: Aksi Heroik Masinis Malioboro Ekspres Selamatkan Nyawa di Tengah Rel Nganjuk

Lebih dari sekadar transportasi, KA Sangkuriang diprediksi akan menjadi motor penggerak baru bagi sektor pariwisata.

Penumpang kini memiliki akses langsung menuju titik-titik wisata unggulan di sepanjang lintasan mulai dari wisata alam di Banyuwangi, kekayaan budaya di Yogyakarta dan Solo, hingga wisata belanja di Bandung.

Selama ini, rute dari ujung timur Jawa menuju Bandung seringkali mengharuskan penumpang untuk transit atau bersambung kereta di Surabaya. Kehadiran KA Sangkuriang memotong segala kerumitan tersebut.

Dengan waktu operasional yang dimulai awal Mei mendatang, KA Sangkuriang siap membawa suasana baru dalam dunia perkeretaapian Indonesia. (ANTARA)

Load More