Riki Chandra
Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:15 WIB
Proses pencarian bocah hanyut di Sungai Kalibaru, Banyuwangi. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  • Bocah 8 tahun terseret arus Sungai Kalibaru ditemukan meninggal oleh pemancing.

  • Korban hanyut saat bermain air di tepian sungai bersama sepupu.

  • Tim SAR Banyuwangi menutup operasi setelah jasad korban ditemukan malam.

SuaraJatim.id - Seorang bocah 8 tahun terseret arus Sungai Kalibaru, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan oleh seorang pemancing pada Jumat (6/3/2026) tengah malam.

Korban berinisial AAA sebelumnya dilaporkan hanyut setelah bermain air di tepian sungai. Hl itu dibenarkan Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan.

Dia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing bernama Rizki, warga Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari. Saat itu Rizki tengah memancing di aliran sungai.

“Melalui keterangan Rizki jasad korban ditemukan di Sungai Kalibaru masuk Afdeling Sumbertempur Kalitlepak, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore yang berjarak kurang lebih 6 Kilometer dari lokasi kejadian,” kata AKP Budi Hermawan, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (7/3/2026).

Temuan jasad bocah 8 tahun terseret arus Sungai Kalibaru itu terjadi sekitar pukul 22.15 WIB. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Glenmore bersama tim Basarnas dan masyarakat langsung menuju lokasi penemuan.

“Kemudian anggota Polsek Glenmore dan Basarnas bersama masyarakat menuju lokasi ditemukan jenazah,” ujarnya.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka. Keluarga selanjutnya memakamkan korban pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Atas kejadian ini keluarga korban ikhlas dan menerimanya sebagai takdir,” kata AKP Budi Hermawan.

Sebelumnya, bocah 8 tahun terseret arus Sungai Kalibaru tersebut dilaporkan hilang setelah diduga hanyut saat mandi dan bermain air di tepian sungai pada Jumat pagi.

Insiden bermula ketika korban pergi ke sungai bersama bibinya, Sumatia, sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu mereka juga ditemani anak Sumatia berinisial F untuk mencuci pakaian.

Ketika Sumatia sedang mencuci baju, korban bersama F bermain air di pinggir sungai. Namun situasi berubah ketika F berteriak histeris memberi tahu bahwa AAA tercebur ke tengah sungai dan terbawa arus deras.

Peristiwa bocah 8 tahun terseret arus Sungai Kalibaru ini kemudian dilaporkan ke warga dan aparat setempat hingga dilakukan pencarian oleh tim gabungan sebelum akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Load More