- Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir, memberikan klarifikasi kepada Badan Kehormatan terkait video viral adu mulut dengan pedagang.
- Perselisihan bermula dari penertiban lapak pedagang di Dusun Semambung pada 8 April 2026 meskipun DPRD telah merekomendasikan penundaan.
- Puncak ketegangan terjadi pada 19 Mei 2026 saat massa pedagang menggeruduk kantor DPRD menuntut solusi atas penggusuran tersebut.
SuaraJatim.id - Potongan video berdurasi singkat sempat memicu kegaduhan di jagat maya. Dalam rekaman tersebut, Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, tampak terlibat adu argumen sengit dengan sejumlah pedagang di Dusun Semambung, Driyorejo.
Video itu pun viral. Ini membuat Syahrul Munir harus melangkah ke ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik, Jumat (5/6/2026).
Kedatangannya bukan sekadar memenuhi panggilan, melainkan untuk meluruskan narasi yang telanjur liar di panggung media sosial.
Di hadapan Ketua BK, Muhammad Ainul Yaqin, Syahrul membeberkan kronologi lengkap beserta bukti-bukti pendukung. Ia menegaskan bahwa apa yang dilihat publik di layar ponsel hanyalah kepingan dari peristiwa yang jauh lebih besar.
"Video yang beredar itu hanya potongan singkat, tidak menggambarkan keseluruhan kejadian secara utuh," tegas Syahrul usai memberikan klarifikasi dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com. Ia menilai, tanpa konteks yang jelas, video tersebut berpotensi menggiring opini publik secara sepihak.
Polemik ini bermula dari penertiban lapak pedagang pada 8 April 2026 lalu. Sejatinya, DPRD Gresik telah berupaya menjadi perisai bagi para pedagang dengan mengeluarkan rekomendasi resmi untuk menunda penertiban.
Namun, di lapangan, aparat gabungan tetap meratakan lapak-lapak tersebut, menyisakan kekecewaan mendalam bagi warga.
Tak tinggal diam, DPRD kemudian menjembatani audiensi antara perwakilan pedagang dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
Sejumlah tawaran solusi dilontarkan, mulai dari opsi relokasi ke aset Pemkab yang lebih representatif, bantuan permodalan lewat Bank Gresik, hingga bantuan sosial berupa beras.
Baca Juga: Ironi! Banyak Anggota DPRD Blitar Absen Saat Tradisi Sakral Brokohan Pancasila
"Kami bahkan menawarkan bantuan pribadi untuk membantu meringankan beban mereka. Semua aspirasi pedagang sudah kami sampaikan secara resmi dan tertulis kepada Pemerintah Daerah pada 26 Mei lalu," papar Syahrul.
Puncak ketegangan yang viral tersebut pecah pada 19 Mei 2026. Kala itu, Kantor DPRD Gresik digeruduk massa saat rapat finalisasi Ranperda Tata Ruang tengah berlangsung. Situasi memanas ketika massa memaksa bertemu langsung dengan sang Ketua Dewan.
Syahrul yang akhirnya turun menemui massa mencoba kembali memaparkan opsi-opsi solusi yang sudah dibahas sebelumnya. Namun, suasana yang telanjur emosional melahirkan momen adu mulut yang kemudian terekam dan viral.
Kini, bola panas berada di tangan Badan Kehormatan (BK). Syahrul menyatakan siap mengikuti seluruh mekanisme yang berlaku.
Tag
Berita Terkait
-
Ironi! Banyak Anggota DPRD Blitar Absen Saat Tradisi Sakral Brokohan Pancasila
-
Skandal 30 Detik Muda Mudi di Alun-Alun Sidayu: Fasilitas Publik Jadi Panggung Cinta Terlarang
-
Geger! Ular Piton Nyeberang di Depan Polres Gresik Bikin Warga Panik
-
Begal yang Hantam Driver Ojol Pakai Pipa Besi di Gresik Diringkus di Surabaya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan
-
Murka Rumah Tangganya Hancur, Pria di Tulungagung Nekat Bakar Habis Mobil Selingkuhan Istri
-
Gubernur Khofifah Raih PRIWOLA 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Komunikasi Publik di Jatim