SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat apresiasi atas kepemimpinannya di Jawa Timur. Kali ini, ia meraih PR INDONESIA Women Communication Leader Awards (PRIWOLA) 2026 kategori Special Awards, subkategori Kepala Daerah Perempuan Bereputasi.
Penghargaan PRIWOLA 2026 diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin yang mewakili Gubernur Khofifah dalam acara penyerahan penghargaan di Auditorium Ir. Widjatmoko, Universitas Semarang, Kota Semarang, Kamis (10/9).
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan PR INDONESIA. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada PR INDONESIA atas apresiasi ini. Penghargaan ini saya dedikasikan kepada masyarakat Jawa Timur, seluruh jajaran Pemprov Jatim, insan kehumasan, media, dan para mitra yang terus menjaga komunikasi publik di Jawa Timur tetap sehat serta berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Bagi Khofifah, komunikasi publik tidak berhenti pada bagaimana pemerintah menyampaikan informasi. Komunikasi juga menyangkut kemampuan pemerintah mendengar suara masyarakat, memberikan penjelasan yang mudah dipahami, sekaligus memastikan setiap kebijakan dapat diketahui dan dipahami manfaatnya oleh publik.
“Komunikasi publik mencakup penyampaian informasi, kesediaan untuk mendengar, pemberian penjelasan yang jernih, serta upaya memastikan masyarakat memahami tujuan dan manfaat setiap kebijakan,” tegasnya.
Khofifah juga mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dibangun melalui konsistensi antara apa yang disampaikan dengan apa yang dikerjakan. Karena itu, komunikasi publik harus berjalan beriringan dengan kebijakan yang terukur, pelayanan yang responsif, serta kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Menurutnya, tantangan komunikasi pemerintah semakin besar di tengah perkembangan teknologi digital. Arus informasi bergerak sangat cepat, sementara masyarakat semakin mudah memperoleh dan menyebarkan informasi melalui berbagai platform.
Kondisi tersebut, kata dia, menuntut pemerintah untuk mampu bekerja cepat tanpa mengesampingkan akurasi dan tanggung jawab. Informasi yang disampaikan pemerintah harus melalui proses verifikasi dan dikemas dengan bahasa yang jelas agar tidak menimbulkan tafsir maupun kebingungan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang
"Masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, benar, dan utuh. Setiap informasi pemerintah harus membantu masyarakat mengambil keputusan, memperoleh layanan, dan memahami langkah yang sedang dilakukan pemerintah,” katanya.
Khofifah juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dua arah. Jawa Timur memiliki karakter masyarakat yang beragam, dengan kebutuhan informasi yang berbeda-beda. Karena itu, pemerintah perlu membuka sebanyak mungkin ruang komunikasi dan umpan balik melalui berbagai kanal yang mudah dijangkau masyarakat.
“Pemerintah tidak cukup hanya berbicara. Kita juga harus mendengar. Aspirasi, kritik, maupun masukan dari masyarakat harus menjadi bagian dari proses perbaikan pelayanan dan pembangunan,” ujarnya.
Dalam konteks tersebut, Khofifah menilai sinergi dengan insan media, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga ekosistem komunikasi publik yang sehat. Media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi sekaligus ruang kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Ia berharap penghargaan PRIWOLA 2026 tidak hanya menjadi apresiasi personal, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan sebagai Kepala Daerah Perempuan Bereputasi juga dimaknai Khofifah sebagai dorongan agar semakin banyak perempuan berani mengambil peran dalam kepemimpinan publik.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang
-
Dukung Koperasi dan UMKM Bertumbuh, BRI Dapat Anugerah di Koperasi Awards 2026
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan