- Seorang oknum anggota Propam berinisial TS melakukan kekerasan terhadap pengamen badut di Tuban pada Rabu, 3 Juni 2026.
- Aksi kekerasan tersebut dipicu oleh insiden serempetan kendaraan hingga terekam kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial.
- Meski pihak terlibat telah berdamai, institusi Polri tetap memproses pelanggaran etika TS melalui pemeriksaan intensif dan sidang pendisiplinan.
SuaraJatim.id - Di balik kostumnya yang berwarna-warni dan topeng yang selalu tampak tersenyum, K, seorang pengamen badut di Tuban, harus menelan pil pahit.
Bukannya tawa yang ia dapatkan saat mencari nafkah di jalanan, ia justru menjadi sasaran amarah seorang oknum polisi berinisial TS pada Rabu (3/6/2026) malam.
Ironisnya, TS bukanlah anggota polisi biasa. Ia adalah bagian dari korps Propam, divisi yang seharusnya menjadi polisi bagi polisi, namun kini justru harus duduk di kursi pemeriksaan akibat tindakan temperamentalnya yang terekam jelas oleh kamera CCTV dan viral di jagat maya.
Drama ini bermula saat TS tengah membonceng istri dan anaknya melintasi jalanan Tuban dari arah barat. Di saat bersamaan, K yang masih mengenakan kostum badutnya sedang menyeberang jalan. Sebuah serempetan kecil tak terhindarkan.
Alih-alih saling memaafkan di depan keluarganya, TS justru memutar balik kendaraannya dengan penuh emosi. Aksi koboi pun pecah di tengah kerumunan warga.
TS diduga melakukan tindakan kekerasan mulai dari memiting baju, menoyor, hingga melayangkan tamparan dan pukulan ke arah sang badut.
Video kekerasan tersebut dengan cepat menyebar, memicu gelombang kecaman dari warga yang merasa prihatin atas perlakuan semena-mena terhadap rakyat kecil.
Meski secara kemanusiaan kedua pihak telah dipertemukan dan sepakat menempuh jalur damai melalui restorative justice, perjalanan karier TS tidak serta-merta berjalan mulus. Institusi Polri tidak menutup mata terhadap pelanggaran etika yang dilakukan anggotanya.
Kasi Propam Polres Tuban, KRT Abdul Latif Rekso Negoro menegaskan bahwa meski masalah personal telah selesai, prosedur internal tetap berjalan lurus.
Baca Juga: Viral Video Adu Mulut Melawan Pedagang: Ketua DPRD Gresik Menghadap BK
"Masalahnya secara personal sudah selesai, keduanya sudah damai. Namun, untuk urusan internal di kita, proses belum berakhir," ujar Abdul Latif, Sabtu (6/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kini, TS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan sejawatnya di Propam. Ia tengah menjalani pemeriksaan intensif sebelum akhirnya akan dihadapkan pada sidang pendisiplinan.
"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," tambah Latif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Ini Alasannya Mengapa JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight
-
Viral Video Siswa MTsN 4 Bondowoso Buang MBG ke Gerobak, Kepsek Beri Penjelasan Utuh
-
Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri